Sertifikasi Aset PLN di Sulsel Ditarget Rampung Desember 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengapresiasi dukungan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kanwil BPN dan tenaga ahli PLN. Linda mengaku pola pengamanan dan penyelamatan aset di Sulsel patut jadi contoh untuk kanwil PLN lain di Indonesia.
"Saya akan sampaikan ke Senior Vice President kami untuk model yang seperti ini diterapkan di beberapa Kanwil (PLN) di seluruh Indonesia, karena menurut kami sangat efektif," tukas Linda.
Sementara itu General Manager PLN UIW Sulselrabar , Awaluddin Hafid mengapresiasi sinergi yang diberikan BPN dan KPK dalam mengawal penyelamatan aset milik negara.
"Dengan rapat koordinasi seperti ini bisa kami diskusikan solusi bagaimana aset PLN sebagai aset negara bisa diamankan dan diselamatkan. Mudah-mudahan bisa mencapai percepatan sertifikasi yang kita targetkan Desember tahun ini," tukasnya.
Baca juga:Orasi Ilmiah di PNUP, GM PLN UIW Sulselrabar Bahas Transformasi Digital
Lebih jauh, Awaluddin mengaku akan terus berkoordinasi mengatasi masalah-masalah sertifikasi aset PLN. Dia menjelaskan pengurusan sertifikat baru dan perpanjangan dikelola tiga unit di Sulsel yaitu Unit Induk Pembangunan, Unit Induk Pembangkit dan Penyaluran, dan Unit Induk Wilayah.
"Nah kami akan bekerja sama dari tiga unit ini dan Kanwil BPN Sulsel untuk menyelesaikan target yang 1300 ini, Insha Allah akhir tahun. Dan yang berkas yang clean and clear kita ajukan sebelum 28 Oktober," tegas Awaluddin.
"Saya akan sampaikan ke Senior Vice President kami untuk model yang seperti ini diterapkan di beberapa Kanwil (PLN) di seluruh Indonesia, karena menurut kami sangat efektif," tukas Linda.
Sementara itu General Manager PLN UIW Sulselrabar , Awaluddin Hafid mengapresiasi sinergi yang diberikan BPN dan KPK dalam mengawal penyelamatan aset milik negara.
"Dengan rapat koordinasi seperti ini bisa kami diskusikan solusi bagaimana aset PLN sebagai aset negara bisa diamankan dan diselamatkan. Mudah-mudahan bisa mencapai percepatan sertifikasi yang kita targetkan Desember tahun ini," tukasnya.
Baca juga:Orasi Ilmiah di PNUP, GM PLN UIW Sulselrabar Bahas Transformasi Digital
Lebih jauh, Awaluddin mengaku akan terus berkoordinasi mengatasi masalah-masalah sertifikasi aset PLN. Dia menjelaskan pengurusan sertifikat baru dan perpanjangan dikelola tiga unit di Sulsel yaitu Unit Induk Pembangunan, Unit Induk Pembangkit dan Penyaluran, dan Unit Induk Wilayah.
"Nah kami akan bekerja sama dari tiga unit ini dan Kanwil BPN Sulsel untuk menyelesaikan target yang 1300 ini, Insha Allah akhir tahun. Dan yang berkas yang clean and clear kita ajukan sebelum 28 Oktober," tegas Awaluddin.
(luq)
Lihat Juga :