Kunjungi Desa Komodo, Erick Thohir Harap CSR BUMN Berdampak Positif

loading...
Kunjungi Desa Komodo, Erick Thohir Harap CSR BUMN Berdampak Positif
Menteri BUMN Erick Thohir melihat-lihat souvenir patung komodo saat mengunjungi Desa Komodo di NTT. Foto/Instagram @erickthohir
JAKARTA - Program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) perusahaan pelat merah tengah gencar digelar di sejumlah daerah. Menteri BUMN Erick Thohir pun berharap CSR bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui akun Instagramnya, Erick membagikan momen saat dirinya mengunjungi Desa Komodo di kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan itu, dia tampak berdialog dengan siswa sekolah dasar (SD) 1 Desa Komodo dan masyarakat setempat.

Diketahui, Desa Komodo, menjadi salah satu kawasan yang menerima CSR dari BUMN dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). "Bertemu dengan adik-adik dan guru SDN 1 serta warga Desa Komodo, Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan buah kolaborasi BUMN bersama Kementerian BUMN. Semoga bisa memberikan dampak yang lebih besar kepada masyarakat dan lingkungan di Desa Komodo," tulis Erick, dikutip Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Singgung Soal Kosmetik Korea, Erick Thohir: Yang Rugi Kita



Kementerian BUMN saat ini tengah memperbesar komposisi CSR BUMN untuk pendidikan dan lingkungan. Pasalnya, Erick mengaku alokasi CSR BUMN masih minim di dua sektor tersebut.

Dari catatannya, alokasi CSR BUMN di sektor pendidikan hanya 22 persen setiap tahunnya. Sementara bidang lingkungan porsinya hanya mencapai 1 persen saja. "CSR BUMN yang selama ini spread out-nya ke mana-mana selama ini mau saya betulkan, fokus ke pendidikan dan lingkungan hidup," ungkapnya.

Baca juga: Penolakan Gelar Kehormatan untuk Ma'ruf Amin dan Erick Thohir Dinilai Politis

Selain porsi pendidikan dan lingkungan yang masih sedikit, Erick juga melihat penyebarannya juga masih di kawasan Jawa sentris. Padahal, banyak anak-anak di luar Jawa perlu mendapatkan pendidikan yang sama. Oleh karena itu, dia menyebut porsi dana CSR pendidikan dan lingkungan harus ditingkatkan karena bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top