Singgung Soal Kosmetik Korea, Erick Thohir: Yang Rugi Kita

Rabu, 13 Oktober 2021 - 10:47 WIB
loading...
Singgung Soal Kosmetik...
Erick Thohir menyebut jika pasar dalam negeri dikuasai asing maka yang rugi adalah kita. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut bila market atau pasar dalam negeri hanya menjadi wadah bagi produk asing , maka dipastikan Indonesia akan mengalami kerugian. Dia pun meminta masyarakat mengapresiasi produk-produk dalam negeri untuk mendorong pertumbuhan market-nya sendiri.

Baca juga: Shopee Tutup Akses 13 Produk Asing, Teten Minta Marketplace Lain Ikuti

Menurut Erick, meski hanya 60%, tapi dengan 270 juta penduduk Indonesia maka pasar dari produk Indonesia akan terbentuk. Hal itu yang dinamai sebagai community ekonomi.

"Sekarang semua pakai kosmetik Korea, kita bicara mengenai Indonesia dengan segala perbedaan, itu menjadi kekuatan. Kalau kita punya market yang besar, ini hanya menjadi pertumbuhan negara asing atau negara lain, yang rugi kita," ujar Erick dalam video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, dikutip Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, masyarakat Indonesia bisa seperti bangsa Korea yang kerap mengapresiasi hasil karya bengsanya sendiri. "Kalau bangsa kita sendiri tidak mengapresiasi produk kita, seperti bangsa Korea, ya marketnya gak akan tumbuh, akhirnya apa? People to people movement ini terjadi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
Perkuat Belanja Infrastruktur,...
Perkuat Belanja Infrastruktur, Kementerian PU Raih Penghargaan P2DN 2025
Sorotan 2026: Industri...
Sorotan 2026: Industri Kosmetik Halal Tak Lagi Niche, Siap Kuasai Pasar Utama!
Gerbang Utama bagi Brand...
Gerbang Utama bagi Brand Korea untuk Berekspansi ke Indonesia
Ternyata Lokal, 5 Merek...
Ternyata Lokal, 5 Merek Ini Kerap Disangka Produk Asing
Genjot Produk Dalam...
Genjot Produk Dalam Negeri, Kadin Indonesia Siap Jembatani Dunia Usaha dengan Pemerintah
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik...
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik Ilegal Naik 10 Kali Lipat pada 2026, Nilainya Tembus Rp35,8 Miliar
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
5 Senjata Nuklir Rusia...
5 Senjata Nuklir Rusia dan Korea Utara yang Paling Ditakuti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved