Akhir Tahun, Bank Dunia Targetkan Donasi Rp1.420 Triliun

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 08:42 WIB
loading...
Akhir Tahun, Bank Dunia...
Bank Dunia terus bekerja mengumpulkan donasi dari negara-negara makmur. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Bank Dunia David Malpass meminta China dapat meningkatkan donasi ke negara-negara miskin melalui Asosiasi Pembangunan Internasional (International Development Association/IDA).

Di tengah krisis energi yang melanda China saat ini, David menyebut ekonomi Beijing telah tumbuh dengan baik dan dapat mengalokasikan dana bantuan mereka lebih dari sumbangan sebelumnya. Pernyataan tersebut diucapkan David di depan Komite Bretton Woods, sebuah organisasi pendonor yang berbasis di Amerika Serikat, dilansir Reuters, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Negara dengan Pajak Terendah di Dunia: Dari yang Kere hingga Petrodolar

Saat ini Bank Dunia sedang berupaya mengumpulkan donasi dari negara pemberi bantuan, menjangkau Inggris, Rusia, Turkis, hingga China dengan target akhir tahun mencapai USD100 miliar. Dana tersebut diperlukan untuk membantu mengatasi hambatan dalam pembangunan yang disebabkan oleh Covid-19.

Kepada kelompok tersebut, dirinya mengatakan bahwa Bank Dunia sedang berusaha mendapatkan izin khusus dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (United States Securites and Exchange/SEC) untuk menerbitkan obligasi di pasar modal AS. Langkah ini memiliki tujuan untuk membuka peluang masuknya dana dari investor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Rekomendasi
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved