Negara dengan Pajak Terendah di Dunia: Dari yang Kere hingga Petrodolar

loading...
Negara dengan Pajak Terendah di Dunia: Dari yang Kere hingga Petrodolar
Minyak merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar Bahrain. Foto/ogj.com
JAKARTA - Negara dengan pajak terendah di dunia memberikan keuntungan finansial tersendiri buat warganya yang berpenghasilan jumbo. Penghasilan mereka tentu saja tak terpotong besar hanya untuk "mengongkosi" negara.

Negara dengan pajak terendah, umumnya juga menarik minat para pebisnis untuk pindah atau membuka perusahaan baru di negara tersebut. Ya namanya pebisnis, mereka tentu menghindari pengeluaran pajak yang besar sehingga pundi-pundi kekayaannya terus bertambah.

World Economic Forum (WEF) pada 2020 merilis beberapa negara dengan tarif pajak terendah. Di antaranya:

1. Makedonia
Data dari World Economic Forum (WEF) menunjukkan bahwa Makedonia menjadi satu-satunya negara di dunia yang mematok tarif pajak yang rendah. Besarannya ada di bawah 10%. Sayangnya, berdasarkan laporan International Monetary Fund (IMF), Makedonia berniat meningkatkan nilai pajaknya dua kali lipat. Langkah itu ditempuh lantaran pajak negara yang terletak di Eropa Utara itu mencapai nilai terendah sejak 2008.



Baca juga: Terapkan Pajak Karbon: Indonesia Jadi Trendsetter, bukan Follower

2. Qatar
Nilai pajak di negara petrodolar ini hanya berkisar 11,3%. Rendahnya tarif pajak itu terkait dengan pendapatannya dari sektor minyak dan gas (migas). Dari sektor itu Qatar menjadi salah satu negara terkaya di dunia dengan PDB atas dasar paritas daya beli (PP) mencapai USD132.886. Angka itu jauh di atas Indonesia yang hanya sebesar USD13.998.

3. Kuwait
Sama halnya dengan Qatar, Kuwait juga menerapkan pajak yang rendah. Nilai pajak di Kuwait, yakni 12,8%. Angka tersebut pernah ditolak oleh IMF lantaran dianggap tidak mampu meningkatkan kondisi finansial negara tersebut yang tengah dalam kondisi jatuh.

Baca juga: Jokowi Tak Ingin Mahasiswa Dipagari Program Studi

4. Bahrain
Bahrain menjadi negara keempat yang memiliki pajak rendah. Negara kecil yang luasnya tak beda jauh dengan Singapura ini besaran pajaknya hanya 13,5%. Bahrain bahkan tidak memberikan pajak terhadap pajak pendapatan dan pajak penjualan. PDB per kapita Bahrain sebesar USD23,4 juta.

5. Lesotho
Sebagai negara berbentuk kerajaan, Lesotho memiliki kehidupan ekonomi dari agrikultur, livestock, pertambangan, dan lainnya. Lesotho sendiri merupakan salah satu negara miskin di dunia, tetapi memiliki pajak terendah dibandingkan negara lainnya di benua Afrika. Negara ini memiliki nilai pajak sebesar 13,6%. Tahun 2020, Bank Dunia mencatat bahwa PDB per kapita negara berpenduduk 2,14 juta jiwa itu hanya sebesar USD861 ribu.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top