Bitcoin Bisa Sebabkan Kehancuran seperti Krisis Keuangan 2008
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
"Ketika sesuatu dalam sistem keuangan tumbuh sangat cepat, dan tumbuh di ruang yang sebagian besar tidak diatur, otoritas stabilitas keuangan harus duduk dan memperhatikan," kata Cunliffe, dikutip dari barrons.com, Jumat (15/10/2021).
Cunliffe mengakui pemerintah dan regulator harus berhati-hati untuk tidak bereaksi berlebihan atau mengklasifikasikan pendekatan baru sebagai berbahaya hanya karena mereka berbeda. Dirinya juga mencatat teknologi kripto menawarkan prospek perbaikan radikal dalam layanan keuangan.
Namun, ia berpendapat, meskipun risiko stabilitas keuangan tetap terbatas untuk saat ini, aplikasi aset kripto sekarang telah menimbulkan masalah stabilitas keuangan karena mayoritas tidak memiliki nilai intrinsik dan rentan terhadap koreksi harga besar.
Aset kripto terlihat sangat rentan, seperti saat dua cryptocurrency terbesar yakni Bitcoin dan ethereum jatuh lebih dari 30 persen nilainya awal tahun ini sebelum pulih, dan telah terbukti sangat fluktuatif sejak pembuatannya.
Harga rentan terhadap berbagai pemicu eksternal, mulai dari komentar CEO Tesla Elon Musk hingga tindakan keras regulasi oleh Pemerintah China.
"Dunia crypto mulai terhubung ke sistem keuangan tradisional dan kami melihat munculnya pemain dengan leverage. Dan, yang terpenting, ini terjadi di ruang yang sebagian besar tidak diatur," tegas Cunliffe.
Cunliffe mengakui pemerintah dan regulator harus berhati-hati untuk tidak bereaksi berlebihan atau mengklasifikasikan pendekatan baru sebagai berbahaya hanya karena mereka berbeda. Dirinya juga mencatat teknologi kripto menawarkan prospek perbaikan radikal dalam layanan keuangan.
Namun, ia berpendapat, meskipun risiko stabilitas keuangan tetap terbatas untuk saat ini, aplikasi aset kripto sekarang telah menimbulkan masalah stabilitas keuangan karena mayoritas tidak memiliki nilai intrinsik dan rentan terhadap koreksi harga besar.
Aset kripto terlihat sangat rentan, seperti saat dua cryptocurrency terbesar yakni Bitcoin dan ethereum jatuh lebih dari 30 persen nilainya awal tahun ini sebelum pulih, dan telah terbukti sangat fluktuatif sejak pembuatannya.
Harga rentan terhadap berbagai pemicu eksternal, mulai dari komentar CEO Tesla Elon Musk hingga tindakan keras regulasi oleh Pemerintah China.
"Dunia crypto mulai terhubung ke sistem keuangan tradisional dan kami melihat munculnya pemain dengan leverage. Dan, yang terpenting, ini terjadi di ruang yang sebagian besar tidak diatur," tegas Cunliffe.
Lihat Juga :