Menkeu Gelontorkan Dana Rp52,57 Triliun untuk 12 BUMN

Rabu, 03 Juni 2020 - 12:34 WIB
loading...
Menkeu Gelontorkan Dana...
Sebanyak 12 BUMN yang masuk dalam program pemulihan ekonomi dampak Covid-19 mendapatkan bantuan dana Rp52,57 triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan dana talangan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masuk dalam program pemulihan ekonomi dampak Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan anggaran yang diberikan BUMN senilai Rp52,57 triliun baik berupa penyertaan modal negara (PMN), bantuan sosial maupun dana talangan untuk 12 BUMN.

"Jadi ada 12 BUMN yang kita bantu dalam hajat masyarakat sisi sovereign yang mana masuk dalam program pemulihan ekonomi ada 12 BUMN yang mendapatkan dukungan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Dia merinci 12 BUMN yang mendapatkan dana talangan salah satunya adalah PLN. Adapun, PLN akan mendapatkan tambahan subsidi discount listrik serta perpanjangan PMN dan pembayaran kompesensai piutang pemerintah. "Jadi yang kita bayarkan sebesar Rp45,4 Triliun untuk PLN," katanya.

(Baca Juga: Dana Talangan Pemerintah ke BUMN Diluruskan Hanya Jaminan, Ini Skemanya)

Lalu, untuk Hutama Karya dinaikkan PMN yaitu mencapai Rp3,5 triliun dan adanya penambahan Rp7,5 triliun. Serta penambahan dana untuk PT Kereta Api Indonesia. "Sehingga jadi totalnya Rp11 triliun untuk Kereta Api ditambahkan dari dana talangan Rp3,5 triliun," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Berita Terkini
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved