Disebut-sebut Siapkan Akuisisi, Ini Kata Analis Soal Kabar BNI Bikin Bank Digital
Minggu, 17 Oktober 2021 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, untuk merambah bisnis perbankan digital, BNI perlu memperkuat infrastrukturnya, yang kemungkinan bisa dicapai dengan langkah akuisisi. Farash menilai mengakuisisi BUKU I dan BUKU II bisa menjadi langkah strategis BNI.
"BNI saya rasa perlu BUKU I dan BUKU II tapi yang memiliki lisensi untuk transaksi valas dan yang lainnya, transaksi internasional yang penting. Jadi sesuai core competence yang telah ditetapkan, saya lihat sepertinya strategi di BUMN seperti itu ya," kata Farash dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/10/2021).
Sementara itu, Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma mengatakan bahwa tidak ada kriteria khusus yang harus dimiliki oleh bank yang diakuisisi BNI nantinya. Meski demikian, dia menilai bank BUKU I dan BUKU II yang akan diambil harus bersih dan tidak bermasalah.
"Tentunya kalau bisa yang bersih, tidak ada karakteristik khusus, karena tentunya BNI akan mengembangkan sendiri bank digital yang sesuai dengan (tujuan) perseroan," kata Suria.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa dengan mempertimbangkan persaingan industri jasa keuangan ke depan yang semakin ketat dengan era digitalisasi, langkah merger dan konsolidasi perbankan merupakan keniscayaan.
Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan bahwa konsolidasi bank umum merupakan suatu upaya penguatan struktur, ketahanan dan daya saing industri perbankan. Dengan begitu, perbankan bisa mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"BNI saya rasa perlu BUKU I dan BUKU II tapi yang memiliki lisensi untuk transaksi valas dan yang lainnya, transaksi internasional yang penting. Jadi sesuai core competence yang telah ditetapkan, saya lihat sepertinya strategi di BUMN seperti itu ya," kata Farash dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/10/2021).
Sementara itu, Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma mengatakan bahwa tidak ada kriteria khusus yang harus dimiliki oleh bank yang diakuisisi BNI nantinya. Meski demikian, dia menilai bank BUKU I dan BUKU II yang akan diambil harus bersih dan tidak bermasalah.
"Tentunya kalau bisa yang bersih, tidak ada karakteristik khusus, karena tentunya BNI akan mengembangkan sendiri bank digital yang sesuai dengan (tujuan) perseroan," kata Suria.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa dengan mempertimbangkan persaingan industri jasa keuangan ke depan yang semakin ketat dengan era digitalisasi, langkah merger dan konsolidasi perbankan merupakan keniscayaan.
Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan bahwa konsolidasi bank umum merupakan suatu upaya penguatan struktur, ketahanan dan daya saing industri perbankan. Dengan begitu, perbankan bisa mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Lihat Juga :