Resmikan Pabrik Biodiesel, Presiden Tegaskan Hilirisasi CPO
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:43 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meresmikan Pabrik Biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, di sela kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia memiliki potensi kelapa sawit yang sangat besar. Indonesia memiliki potensi produksi 52 juta ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) per tahunnya.
Baca Juga: Jokowi Kebut Hilirisasi: Tidak Bisa Lagi Hanya Ekspor Bahan Mentah
"Ini jumlah yang sangat besar. Dan 40%-nya dari potensi yang ada itu dimiliki oleh para petani-petani kecil kita. Oleh sebab itu, dengan potensi yang besar ini kita tidak boleh hanya berhenti di CPO saja sebagai eksportir CPO," ujarnya, Kamis (21/10/2021).
Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa jangan sampai Indonesia hanya menjadi pengekspor bahan mentah. "Hilirisasi industrialisasi harus dilakukan. Dan harus kita paksa untuk dilakukan," tegasnya.
Jokowi pun mengapresiasi langkah PT Jhonlin Group yang membangun pabrik biodiesel. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu langkah hilirisasi yang selama ini tengah didorong oleh pemerintah.
“Saya sangat menghargai apa yang telah dilakukan oleh PT Jhonlin Group membangun pabrik biodiesel. Artinya ini mengindustrialisasikan CPO ke biodiesel. Dan kita berharap juga nantinya ada perusahaan-perusahaan yang lain yang mulai menghilirisasikan, mengindustrialisaskan CPO-nya. Baik menjadi minyak goreng, baik menjadi kosmetik, atau menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi lainnya," papar Kepala Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia memiliki potensi kelapa sawit yang sangat besar. Indonesia memiliki potensi produksi 52 juta ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) per tahunnya.
Baca Juga: Jokowi Kebut Hilirisasi: Tidak Bisa Lagi Hanya Ekspor Bahan Mentah
"Ini jumlah yang sangat besar. Dan 40%-nya dari potensi yang ada itu dimiliki oleh para petani-petani kecil kita. Oleh sebab itu, dengan potensi yang besar ini kita tidak boleh hanya berhenti di CPO saja sebagai eksportir CPO," ujarnya, Kamis (21/10/2021).
Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa jangan sampai Indonesia hanya menjadi pengekspor bahan mentah. "Hilirisasi industrialisasi harus dilakukan. Dan harus kita paksa untuk dilakukan," tegasnya.
Jokowi pun mengapresiasi langkah PT Jhonlin Group yang membangun pabrik biodiesel. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu langkah hilirisasi yang selama ini tengah didorong oleh pemerintah.
“Saya sangat menghargai apa yang telah dilakukan oleh PT Jhonlin Group membangun pabrik biodiesel. Artinya ini mengindustrialisasikan CPO ke biodiesel. Dan kita berharap juga nantinya ada perusahaan-perusahaan yang lain yang mulai menghilirisasikan, mengindustrialisaskan CPO-nya. Baik menjadi minyak goreng, baik menjadi kosmetik, atau menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi lainnya," papar Kepala Negara.
Lihat Juga :