Luncurkan Aplikasi IPOT, Indo Premier Targetkan Pertumbuhan 40% Investor Baru
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Keenam, Platform Edukasi Terintegrasi. Konten edukasi dalam berbagai macam format dan jadwal kegiatan edukasi tersedia di laman Journey. Nasabah bisa memilih konten dan mengikuti kegiatan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan investasi. Ketujuh, Tampilan yang Customized. Nasabah dapat menyesuaikan preferensi tampilan dengan adanya pilihan dark mode dan quicklink untuk memudahkan akses.
"Aplikasi IPOT yang telah tersedia di App Store dan Play Store ini merupakan evolusi pasar modal dalam proses digitalisasinya mulai dari enhancement fitur, layanan dan user interface yang akan membuat semua bisa berinvestasi dengan user experience yang mudah, nyaman, dan menyenangkan. Dalam waktu dekat super aplikasi ini juga bakal mengintegrasikan transaksi reksa dana dan payment gateway yang telah kita miliki selama ini," jelas Moleonoto.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi mengapresiasi langkah Indo Premier yang menyasar investor ritel yang dinilai sudah tepat. Kehadiran investor ritel ini dapat menjadi penopang bagi pasar modal Indonesia.
"Dalam situasi pasar modal kita yang mengalami kontraksi karena adanya ancaman krisis dan dampak kemungkinan resesi akibat pandemi, yang dibutuhkan untuk menjaga ketahanan pasar tidak lain dari kalangan investor ritel domestik kita," ujar Hasan.
Hasan menambahkan dengan berbagai kemudahan dan fitur-fitur menarik yang dihadirkan Indo Premier diharapkan semua kalangan masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk memulai berinvestasi tanpa hambatan.
"Aplikasi IPOT yang telah tersedia di App Store dan Play Store ini merupakan evolusi pasar modal dalam proses digitalisasinya mulai dari enhancement fitur, layanan dan user interface yang akan membuat semua bisa berinvestasi dengan user experience yang mudah, nyaman, dan menyenangkan. Dalam waktu dekat super aplikasi ini juga bakal mengintegrasikan transaksi reksa dana dan payment gateway yang telah kita miliki selama ini," jelas Moleonoto.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi mengapresiasi langkah Indo Premier yang menyasar investor ritel yang dinilai sudah tepat. Kehadiran investor ritel ini dapat menjadi penopang bagi pasar modal Indonesia.
"Dalam situasi pasar modal kita yang mengalami kontraksi karena adanya ancaman krisis dan dampak kemungkinan resesi akibat pandemi, yang dibutuhkan untuk menjaga ketahanan pasar tidak lain dari kalangan investor ritel domestik kita," ujar Hasan.
Hasan menambahkan dengan berbagai kemudahan dan fitur-fitur menarik yang dihadirkan Indo Premier diharapkan semua kalangan masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk memulai berinvestasi tanpa hambatan.
(bon)
Lihat Juga :