Luhut: Pemerintah Akan Hentikan Model Investasi Seperti Freeport

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:57 WIB
loading...
Luhut: Pemerintah Akan...
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengatakan pemerintah akan menghentikan model investasi seperti Freeport. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan pemerintah sedang menyiapkan strategi agar kekayaan alam Indonesia memiliki nilai tambah sebelum diekspor. Ke depan, diharapkan tidak ada lagi investasi seperti yang dilakukan oleh PT Freeport.

"Nilai tambah, tak ada lagi investasi yang masuk ke Indonesia hanya cangkul-cangkul seperti Freeport lalu ekspor raw materialnya, semua harus ada nilai tambah," terang Luhut di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Luhut mengatakan selama ini, Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh negara lain. Namun, masalahnya tidak ada pengolahan yang tepat membuat kekayaan tersebut mendatangkan keuntungan besar bagi negara.

"Kekayaan kita paling hebat diantara semua negara tapi kita hanya ekspor raw material. Itu yang Pemerintah Jokowi tidak mau begini terjadi lagi. Tetapi tidak bisa dilakukan hanya balik tangan," jelasnya.

Dia menambahkan pemerintah pun sudah merumuskan cara agar kekayaan alam mendatangkan pendapatan bagi Indonesia. Pertama, menyiapkan tehnologi ramah lingkungan. Kedua, mendidik tenaga kerja agar mampu menggantikan posisi tenaga kerja asing saat ini.

Baca: Luhut Jelaskan ke Bank Dunia RI Siapkan Rp720 T untuk Tangani Corona

"Apa rumus utama untuk investasi? Harus ramah lingkungan, mendidik tenaga kerja lokal tapi kalau belum sempat ya kita kasih waktu lima tahun. Tapi setelah itu harus diisi oleh Indonesia. Yang penting transfer teknologi tadi," jelasnya.

Dia menekanan akan menyeimbangkan antara investasi di daerah timur, tengah dan barat serta menggenjot investasi nikel yang saat ini dibutuhkan oleh seluruh negara.

"Kenapa pemerintah melihat investasi nikel penting? Kendaraan listrik penting untuk mencapai Paris Agreement 2030, ini dunia. Ini artinya Indonesia akan jadi pemain, sekarang ini jangan ini dululah sok-sok mau paling hebat tapi enggak hebat. Kalau kita sudah punya teknologinya, raw materialnya dan punya prosesnya, kita bisa ngatur. Itu mimpi kita membuat Indonesia hebat dari waktu waktu yang lain," tandasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Berita Terkini
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved