Dilaporkan Karyawan Sendiri, Dirut Garuda Indonesia Angkat Bicara

Rabu, 27 Oktober 2021 - 16:20 WIB
loading...
Dilaporkan Karyawan...
Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra buka suara terkait dengan dugaan liburan dengan memakai fasilitas perusahaan. Kabar ini mencuat setelah Serikat Karyawan Garuda Indonesia melayangkan surat ke Erick Thohir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, (GIAA), Irfan Setiaputra buka suara terkait dengan dugaan liburan dengan memakai fasilitas perusahaan. Kabar ini mencuat setelah Serikat Karyawan Garuda Indonesia melayangkan surat kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Terkait tuduhan karyawan tersebut, Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menilai surat itu tendensius. Surat yang dimaksud berisikan dugaan penggunaan fasilitas perusahaan yang dilakukan Irfan dan keluarga saat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan Eropa saat menghadiri International Air Airport Association (IATA).

Baca Juga: Dirut Garuda Diduga Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Karyawan Ngadu ke Erick Thohir

Perkara itupun dilayangkan Serikat Karyawan Garuda kepada Erick Thohir. Meski begitu, Irfan membantah adanya penggunaan fasilitas perusahaan. Menurutnya, perjalanan yang dilakukan hanya untuk menghadiri IATA

"Ini tendensius. Saya kira ini, tidak benar karena acara itu terkait IATA," ujar Irfan saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Rabu (27/10/2021).

Dari keterangan surat tersebut, Irfan bersama istri, anak, menantu, dan dua orang cucunya melakukan perjalanan saat menghadiri pertemuan IATA yang dilaksanakan pada 3-5 Oktober 2021.

Awalnya, Irfan bersama keluarga menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA088, Jakarta-New York via Amsterdam pada 30 September 2021, namun begitu diubah menjadi Jakarta-New York via Incheon/Seoul untuk penerbangan hari sama dengan nomor penerbangan GA878.

Ketua Umum Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia, Dwi Yulianta pun mencatat bahwa penggunaan fasilitas perusahaan sudah diakui Irfan pada saat dilaksanakannya sharing session pada 25 Oktober 2021 lalu.

"Menyikapi pengakuan direktur utama Garuda Indonesia yang disampaikan pada saat sharing session bersama karyawan pada Senin, 25 Oktober 2021, terkait kehadirannya pada undangan pertemuan IATA yang dilaksanakan pada 3-5 Oktober 2021 dan keberangkatan bersama keluarga," tulis Surat tersebut dikutip, Rabu (27/10).

Baca Juga; Kepak Sayap Garuda Indonesia, dari Zaman Kemerdekaan hingga Akan Dipailitkan

Adapun sejumlah pernyataan Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia diantaranya, pertama, situasi Garuda sangat memerlukan perhatian dari Direktur Utama selama 24 jam. Karena itu, Dirut harus memprioritaskan kepada kondisi keuangan perusahaan.

Kedua, adanya informasi biaya pembatalan (cancelation fee) atas 4 tiket ekonomi promo V Class keluarga Irfan dengan rute semula Jakarta - Amsterdam malah tidak dikenakan biaya pembatalan. Dan tiket tersebut diubah rute menjadi Jakarta - Incheon/Seoul, serta melakukan upgrade 4 tiket ekonomi ke kelas bisnis baik saat keberangkatan maupun kepulangan.

"Kami juga mendapat informasi terkait penerbitan Kartu Member Garuda Indonesia, yaitu GA Miles Platinum VIP terhadap 4 orang keluarga Direktur Utama (anak, menantu dan cucu)," demikian bunyi poin lain surat tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Gelar RUPST, Anabatic...
Gelar RUPST, Anabatic Tunjuk Irfan Setiaputra jadi Presiden Komisaris Baru
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, GDPS Berangkatkan Tenaga Profesional Aviasi ke Arab Saudi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Garuda Hibahkan Pesawat...
Garuda Hibahkan Pesawat untuk Aceh, Wamenhaj: Permudah Jemaah Manasik Haji
Rekomendasi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved