Aktivitas Ekonomi Meningkat, Menko Airlangga: Tetap Waspada dan Patuh Prokes
Selasa, 02 November 2021 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, untuk perkembangan di luar Jawa-Bali, kasus terkonfirmasi per 31 Oktober 2021 sebanyak 129 kasus dan rata-rata 7 harian sebesar 209 kasus dengan tren penurunan konsisten.
Adapun jumlah kasus aktif per 31 Oktober sebesar 6.816 kasus atau 0,4% dari total kasus. Apabila dihitung dari puncak kasus mengalami penurunan sebesar 96,9% dari puncak kasus aktif yang terjadi pada 6 Agustus 2021 lalu sebanyak 221.412 kasus.
Sejak awal PPKM berdasarkan level assesment, data 9 Agustus – 31 Oktober di luar Jawa-Bali menurun dan persentase penurunan tertinggi terjadi di wilayah Nusa Tenggara sebesar -97,97%. Untuk Tingkat Kesembuhan (RR), persentase secara nasional adalah 96,33%, lebih tinggi dari global sebesar 90,56%. RR di Jawa-Bali adalah 96,30% dan Luar Jawa-Bali adalah 96,39%.
Sedangkan, Tingkat Kematian (CFR) secara nasional yakni 3,38% masih lebih tinggi dibandingkan global sebesar 2,02%.
CFR di Jawa-Bali sebesar 3,50% dan Luar Jawa-Bali yaitu 3,12%.Apabila dilihat dari setiap wilayah pulau di Indonesia, terutama di Luar Jawa-Bali, jumlah kasus yang sembuh (RR), kasus kematian (CFR), dan penurunan jumlah total kasus aktif total sebagai berikut;
1. Sumatera: RR = 96,05% dan CFR = 3,57%, dengan penurunan (jumlah total kasus aktif) -97,47%
2. Nusa Tenggara: RR = 97,37% dan CFR = 2,34% dengan penurunan -97,97%
Adapun jumlah kasus aktif per 31 Oktober sebesar 6.816 kasus atau 0,4% dari total kasus. Apabila dihitung dari puncak kasus mengalami penurunan sebesar 96,9% dari puncak kasus aktif yang terjadi pada 6 Agustus 2021 lalu sebanyak 221.412 kasus.
Sejak awal PPKM berdasarkan level assesment, data 9 Agustus – 31 Oktober di luar Jawa-Bali menurun dan persentase penurunan tertinggi terjadi di wilayah Nusa Tenggara sebesar -97,97%. Untuk Tingkat Kesembuhan (RR), persentase secara nasional adalah 96,33%, lebih tinggi dari global sebesar 90,56%. RR di Jawa-Bali adalah 96,30% dan Luar Jawa-Bali adalah 96,39%.
Sedangkan, Tingkat Kematian (CFR) secara nasional yakni 3,38% masih lebih tinggi dibandingkan global sebesar 2,02%.
CFR di Jawa-Bali sebesar 3,50% dan Luar Jawa-Bali yaitu 3,12%.Apabila dilihat dari setiap wilayah pulau di Indonesia, terutama di Luar Jawa-Bali, jumlah kasus yang sembuh (RR), kasus kematian (CFR), dan penurunan jumlah total kasus aktif total sebagai berikut;
1. Sumatera: RR = 96,05% dan CFR = 3,57%, dengan penurunan (jumlah total kasus aktif) -97,47%
2. Nusa Tenggara: RR = 97,37% dan CFR = 2,34% dengan penurunan -97,97%
Lihat Juga :