Rupiah Melemah Tertekan Dolar, Pasar Uang di Asia Bergerak Variatif

Rabu, 03 November 2021 - 10:51 WIB
loading...
Rupiah Melemah Tertekan...
Nilai mata uang Rupiah di pasar spot dibuka melemah tipis (-0,07%) terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) di harga Rp14.260. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Nilai mata uang Rupiah di pasar spot dibuka melemah tipis (-0,07%) terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) di harga Rp14.260 dari penutupan kemarin di level Rp14.250. Pada perdagangan Rabu (3/11/2021) pukul 09:22 WIB, mata uang Garuda bergerak turun (-0,18%) di Rp14.275.

Secara keseluruhan, pasar uang di Asia cenderung bergerak variatif terhadap Dolar AS pada pagi ini, dengan penurunan terdalam dirasakan oleh Baht Thailand sebesar -0,32 persen. Sementara kenaikan terbesar dicapai oleh Yen Jepang yang naik 0,06 persen.

Baca juga: Taliban Larang Penggunaan Mata Uang Asing di Afghanistan

Adapun Yuan China juga terpantau turun tipis -0,01 persen dan Won Korea Selatan juga merosot -0,21 persen. Dolar Taiwan naik 0,01 persen, tetapi Peso Filipina tertekan -0,07 persen dan Dolar Singapura juga koreksi -0,05 persen. Ringgit Malaysia melemah -0,18 persen, dolar Hong Kong stagnan, dan dolar Australia naik 0,03 persen.

Baca juga: Modus Gandakan Uang, Kekek di Purwakarta Diciduk Bersama Dollar Palsu

Sebelumnya, Direktur TRFX Berjangka Ibrahim Assuiabi mengatakan bahwa sentimen Rupiah masih berkaitan dengan laporan data ekonomi dalam negeri yang direspons positif para pelaku pasar uang.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Rekomendasi
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Trump dan Presiden FIFA...
Trump dan Presiden FIFA Disoraki Penonton saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Berita Terkini
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved