Setrum Ramah Lingkungannya Laris, PLN Kebut Pembangunan Pembangkit EBT
Rabu, 03 November 2021 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
"Melihat respons dari pasar, PLN harus mempercepat pembangunan pembangkit EBT. Pada RUPTL 2021-2030 kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 20,923 MW pada 2030 dapat memenuhi permintaan yang sudah masuk," jelas Syovfi, saat mengisi acara 'Catalyzing Changes: Transitioning Indonesia's State-owned Utility toward Renewable Energy' di SDG7 Pavilion COP26, dikutip Rabu (3/10/2021).
Melalui kerja sama ini juga akan dilakukan asistensi teknis untuk mengembangkan layanan-layanan inovatif, seperti green tariff sebagai salah satu opsi pengadaan energi terbarukan untuk korporasi atau peluang PLN untuk menjadi local issuer atau entitas lokal yang berhak menerbitkan REC sesuai standar yang telah ditetapkan dan diakui secara internasional. Sebagai local issuer, PLN diharapkan dapat menjadi pendaftar utama dalam menerbitkan REC secara nasional.
Baca juga: Pengelola Stadion JIS Pelihara Burung Kaki Bayam untuk Makan Hama Rumput
Selain produk yang memberikan pilihan pembelian listrik terbarukan kepada pelanggan, PLN juga berencana untuk mengeksplorasi inovasi baru bersama dengan CEIA sebagai bagian dari akselerasi pengurangan karbon di Indonesia.
"Kerja sama ini diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan kapasitas, diseminasi informasi terkait penelitian, dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk memfasilitasi permintaan konsumen listrik," jelas Syovfi.
Melalui kerja sama ini juga akan dilakukan asistensi teknis untuk mengembangkan layanan-layanan inovatif, seperti green tariff sebagai salah satu opsi pengadaan energi terbarukan untuk korporasi atau peluang PLN untuk menjadi local issuer atau entitas lokal yang berhak menerbitkan REC sesuai standar yang telah ditetapkan dan diakui secara internasional. Sebagai local issuer, PLN diharapkan dapat menjadi pendaftar utama dalam menerbitkan REC secara nasional.
Baca juga: Pengelola Stadion JIS Pelihara Burung Kaki Bayam untuk Makan Hama Rumput
Selain produk yang memberikan pilihan pembelian listrik terbarukan kepada pelanggan, PLN juga berencana untuk mengeksplorasi inovasi baru bersama dengan CEIA sebagai bagian dari akselerasi pengurangan karbon di Indonesia.
"Kerja sama ini diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan kapasitas, diseminasi informasi terkait penelitian, dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk memfasilitasi permintaan konsumen listrik," jelas Syovfi.
(uka)
Lihat Juga :