PLN Butuh Belanja Modal Rp2.128 Triliun, untuk Apa?
Kamis, 04 November 2021 - 19:09 WIB
loading...
PLN butuh belanja modal Rp2.128 triliun untuk aksi iklim Indonesia hingga 2030. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) menyiapkan peta jalan menyeluruh untuk mencapai komitmen dan aksi iklim Indonesia atau nationally determined contribution (NDC) pada 2030 dan target carbon neutral 2060.
Direktur Perencanaan Korporat PLN, Evy Haryadi, mengatakan peta jalan yang disiapkan PLN akan menghasilkan pengurangan emisi sebesar 900 juta ton CO2 ekuivalen pada 2060. Peta jalan ini terdiri dari 13 inisiatif hingga 2060.
Untuk insentif jangka pendek, perseroan membutuhkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) mencapai USD148 miliar atau setara Rp2.128 triliun.
Baca juga: Setrum Ramah Lingkungannya Laris, PLN Kebut Pembangunan Pembangkit EBT
"Inisiatif jangka pendek ini (NDC 2030) akan membutuhkan dukungan belanja modal sebesar USD148 miliar," ujarnya dalam talkshow Business Leadership: Supporting Ambitious Target Achievement on GHG Emission Reduction dalam rangkaian KTT COP26, Rabu (3/11/2021) waktu setempat.
Direktur Perencanaan Korporat PLN, Evy Haryadi, mengatakan peta jalan yang disiapkan PLN akan menghasilkan pengurangan emisi sebesar 900 juta ton CO2 ekuivalen pada 2060. Peta jalan ini terdiri dari 13 inisiatif hingga 2060.
Untuk insentif jangka pendek, perseroan membutuhkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) mencapai USD148 miliar atau setara Rp2.128 triliun.
Baca juga: Setrum Ramah Lingkungannya Laris, PLN Kebut Pembangunan Pembangkit EBT
"Inisiatif jangka pendek ini (NDC 2030) akan membutuhkan dukungan belanja modal sebesar USD148 miliar," ujarnya dalam talkshow Business Leadership: Supporting Ambitious Target Achievement on GHG Emission Reduction dalam rangkaian KTT COP26, Rabu (3/11/2021) waktu setempat.
Lihat Juga :