India Rela Pangkas Pajak Agar Harga BBM Terjangkau

Jum'at, 05 November 2021 - 07:32 WIB
loading...
India Rela Pangkas Pajak...
India memangkas pajak yang harus dibayarkan oleh konsumen saat membeli BBM jenis bensin dan solar. Kebijakan ini diambil setelah harga BBM di India menyentuh rekor tertinggi. Foto/Dok BBC, Getty Images
A A A
NEW DELHI - India memangkas pajak yang harus dibayarkan oleh konsumen saat membeli BBM jenis bensin dan solar. Kebijakan ini diambil setelah harga BBM di India menyentuh rekor tertinggi.

Dilansir BBC, keputusan pengurangan pajak sebagai upaya pemerintah meredam kenaikan harga BBM. "Serta untuk menggerakkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan," bunyi pernyataan resmi pemerintah.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Meroket, Intip Daftar Harga BBM Pertamina vs Shell

Seperti diketahui harga komoditas global telah melonjak tahun ini seiring pemulihan ekonomi global pasca lockdown akibat Pandemi Covid-19. Permintaan bahan bakar diproyeksi meningkat di tengah upaya pengetatan konsumsi bahan bakar fosil.

Bea cukai India mengurangi pajak sebesar 5 rupee per liter, dan 10 rupee untuk diesel. "Pengurangan cukai pada bensin dan solar juga akan meningkatkan konsumsi dan menjaga inflasi tetap rendah, sehingga membantu orang miskin dan kelas menengah," ucap pemerintah lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Rekomendasi
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved