Kembangkan Sektor Pelayaran, Menhub Gali Potensi Pasar Brunei Darussalam
Jum'at, 05 November 2021 - 18:21 WIB
loading...
Menhub Budi Karya Sumadi melakukan pertemuan dengan Dubes RI untuk Brunei Darussalam membahas konektivitas transportasi. Foto/Kemenhub
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko guna membahas perkembangan dan peningkatan konektivitas transportasi darat, laut, dan udara antara Indonesia dengan Brunei Darussalam.
Baca juga: Selain Koleksi Mobil Mahal, Ini Koleksi Pesawat Pribadi Sultan Bolkiah dari Brunei
“Pertemuan dalam rangka memulihkan konektivitas antara negara ASEAN yang terdampak pandemi Covid-19. Masalah yang dibahas terkait peluang pelaksanaan pelayaran langsung (direct shipping) dan pelaksanaan angkutan udara penumpang dan barang,” kata Menhub Budi Karya di Jakarta, Jumat (5/11/2021).
Terkait dengan pelayaran, Menhub Budi mengatakan, meski kondisi pelayaran dunia mengalami penurunan kapasitas, namun beberapa perusahaan pelayaran nasional memiliki potensi untuk mendukung pelaksanaan pelayaran langsung antar-kedua negara agar ekspor dan impor dapat berjalan maksimal.
“Untuk itu perlu digali lebih dalam potensi pasar dari Brunei Darussalam yang bisa ditawarkan guna menarik minat perusahaan pelayaran,” ucap Menhub.
Menhub menjelaskan, saat ini juga tengah disusun nota kesepahaman bersama (MoU) terkait pengiriman dan pelabuhan (shipping and ports), yang menjadi dasar terlaksanannya pelayaran kedua negara.
Baca juga: Selain Koleksi Mobil Mahal, Ini Koleksi Pesawat Pribadi Sultan Bolkiah dari Brunei
“Pertemuan dalam rangka memulihkan konektivitas antara negara ASEAN yang terdampak pandemi Covid-19. Masalah yang dibahas terkait peluang pelaksanaan pelayaran langsung (direct shipping) dan pelaksanaan angkutan udara penumpang dan barang,” kata Menhub Budi Karya di Jakarta, Jumat (5/11/2021).
Terkait dengan pelayaran, Menhub Budi mengatakan, meski kondisi pelayaran dunia mengalami penurunan kapasitas, namun beberapa perusahaan pelayaran nasional memiliki potensi untuk mendukung pelaksanaan pelayaran langsung antar-kedua negara agar ekspor dan impor dapat berjalan maksimal.
“Untuk itu perlu digali lebih dalam potensi pasar dari Brunei Darussalam yang bisa ditawarkan guna menarik minat perusahaan pelayaran,” ucap Menhub.
Menhub menjelaskan, saat ini juga tengah disusun nota kesepahaman bersama (MoU) terkait pengiriman dan pelabuhan (shipping and ports), yang menjadi dasar terlaksanannya pelayaran kedua negara.
Lihat Juga :