alexametrics

IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Cermati 5 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Cermati 5 Saham Ini
IHSG diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan akhir pekan ini. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan akhir pekan ini. Kemarin Kamis (4/6), IHSG ditutup pada zona merah di level 4.916 atau turun 24,3 poin (0,49%).

Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama mengatakan MACD maupun RSI menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, Stochastic sudah menunjukkan pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam risetnya, Jumat (5/6/2020). (Baca : IHSG Berakhir Tergelincir Saat Bursa China Mixed)

Dia menambahkan, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 hingga 5.097,14. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.



1. AALI

Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 7.875 – 8000, dengan target harga di level 7.100. Resistance: 8.500.



2. INDY

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 650 – 690, dengan target harga secara bertahap di 725, 825, 1.055 dan 1.285. Support: 650 & 595.

3. INKP

Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 5.900 – 6.300, dengan target harga di level 5.650. Resistance: 6.650.

4. PTPP

Terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 775 – 820, dengan target harga secara bertahap di level 830, 955 dan 1075. Support: 775, 735 & 705.

5. WSBP

Terlihat pola three advancing solidiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 160 – 166, dengan target harga secara bertahap di level 169, 183 dan 196. Support: 160, 155 & 142.
(ind)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top