Heboh Uang Kertas Pecahan Rp1 Juta, BI: Ini Hoaks!
Selasa, 09 November 2021 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sengketa Merek Berujung Gugatan Rp2 Triliun, Manajemen GoTo Buka Suara
Dijual Online Seharga Rp325.000-Rp845.000
Uang pecahan 1.0 alias Rp1 juta menjadi buah bibir bukan kali ini saja. Sebelumnya, video serupa pernah viral pada pertengahan Mei 2021 lalu. Namanya era media sosial, segala kehebohan di dunia maya ini pun ditangkap sebagai peluang bisnis. Maka, beberapa pemilik aku toko daring di lokapasar (marketplace) pun menawarkan uang 1.0 tersebut. Berdasarkan penelusuran SINDOnews di Tokopedia, harga yang ditawarkan berkisar Rp325.000-Rp845.000 per lembar.
"Uang Testnote Spesimen 1.0 Penari Pendet," tulis pemilik akun toko daring Uang Lama Bogor yang membanderol Rp845.000. "Uang kuno test note testnote perum peruri tari pendet 1.0 unc," tulis akun toko jolibelle.
Terkait adanya jual beli uang spesimen ini, BI mengingatkan masyarakat untuk hati-hati terhadap risiko penipuan. "Kalau sampai memperjualbelikan, jelas itu penipuan," tandas Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono.
Dijual Online Seharga Rp325.000-Rp845.000
Uang pecahan 1.0 alias Rp1 juta menjadi buah bibir bukan kali ini saja. Sebelumnya, video serupa pernah viral pada pertengahan Mei 2021 lalu. Namanya era media sosial, segala kehebohan di dunia maya ini pun ditangkap sebagai peluang bisnis. Maka, beberapa pemilik aku toko daring di lokapasar (marketplace) pun menawarkan uang 1.0 tersebut. Berdasarkan penelusuran SINDOnews di Tokopedia, harga yang ditawarkan berkisar Rp325.000-Rp845.000 per lembar.
"Uang Testnote Spesimen 1.0 Penari Pendet," tulis pemilik akun toko daring Uang Lama Bogor yang membanderol Rp845.000. "Uang kuno test note testnote perum peruri tari pendet 1.0 unc," tulis akun toko jolibelle.
Terkait adanya jual beli uang spesimen ini, BI mengingatkan masyarakat untuk hati-hati terhadap risiko penipuan. "Kalau sampai memperjualbelikan, jelas itu penipuan," tandas Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono.
(ind)
Lihat Juga :