Bikin Pertemuan Rahasia, China Dag Dig Dug dengan Sektor Propertinya

Selasa, 09 November 2021 - 15:39 WIB
loading...
A A A
Menurut ekonom Nomura, raksasa perbankan Jepang, total utang gabungan industri properti China diperkirakan lebih dari USD5 triliun atau hampir sebesar ekonomi Jepang. Kondisi itulah yang kemudian membuat pemerintahan Xi Jinping menjadi dag dig dug.

Seperti di lansir Reuters, Selasa (9/11/2021), dewan para pembisik tertinggi di pemerintah (lembaga think tank) mengadakan pertemuan dengan sejumlah gergasi China, baik dari sektor properti maupun perbankan, Senin kemarin (8/11/2021).

Seorang sumber yang tak bersedia menyebutkan identitas lantaran isunya sangat sentif, kepada Reuters mengatakan bahwa pertemuan itu digelar karena meningkatnya kekhawatiran atas krisis likuiditas di sektor properti China.

Perusahaan yang hadir dalam pertemuan adalah China Vanke, Kaisa Group, Ping An Bank, China Citic Bank, China Construction Bank, CR Trust, Southern Asset Management, dan Excellence Group. Semuanya merupakan deretan perusahaan terkemuka di bidangnya.

Pertemuan itu sepertinya menangkap kekhawatiran para investor terhadap kesusahan likuiditas yang menyebar di sektor properti China, menyusul serangkaian default utang luar negeri, penurunan peringkat kredit, dan aksi jual di beberapa saham serta obligasi pengembang dalam beberapa pekan terakhir.

Masalah China Evergrande Group, yang berada di pusat krisis utang, telah mengguncang pasar global karena bergulat dengan kewajiban lebih dari USD300 miliar. Jika perkara Evergrande tidak dikelola, maka dapat menimbulkan risiko sistemik bagi sistem keuangan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved