Rogoh Anggaran Rp85,9 Miliar, Sirkuit Mandalika Dijamin Antibanjir
Selasa, 09 November 2021 - 19:37 WIB
loading...
Guna mengurangi risiko banjir di Sirkuit Mandalika, pemerintah membangun saluran pengendali banjir di Lombok Tengah yang ditargetkan selesai Desember 2021. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Sirkuit Mandalika . Guna mengurangi risiko banjir pemerintah membangun saluran pengendali banjir di Lombok Tengah yang ditargetkan selesai Desember 2021.
"Upaya penanggulangan banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Kementerian PUPR berperan dalam masalah infrastruktur," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (9/11/2021).
Baca Juga: World Superbike di Mandalika Sudah Siap 100 Persen, Segini Harga Tiketnya
Sementara, Kepala Satuan Kerja SNVT PJSA Nusa Tenggara I Lalu Erwin Rosdianto menambahkan untuk mengatasi Sirkuit Mandalika agar tidak banjir dibangun saluran pengendali banjir dengan anggaran sebesar Rp85,9 miliar. Adapun total panjang saluran drainase dibangun sepanjang 7,2 kilometer (km) dengan kapasitas debit sebesar 78 m3/detik.
"Progres fisik sudah 98 persen, hanya tinggal perapihan saja. Target selesai sesuai akhir masa kontrak pada 31 Desember 2021, tetapi diperkirakan bisa selesai lebih cepat pada awal bulan November 2021 karena adanya percepatan untuk mendukung KEK," ujar Erwin.
"Upaya penanggulangan banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Kementerian PUPR berperan dalam masalah infrastruktur," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (9/11/2021).
Baca Juga: World Superbike di Mandalika Sudah Siap 100 Persen, Segini Harga Tiketnya
Sementara, Kepala Satuan Kerja SNVT PJSA Nusa Tenggara I Lalu Erwin Rosdianto menambahkan untuk mengatasi Sirkuit Mandalika agar tidak banjir dibangun saluran pengendali banjir dengan anggaran sebesar Rp85,9 miliar. Adapun total panjang saluran drainase dibangun sepanjang 7,2 kilometer (km) dengan kapasitas debit sebesar 78 m3/detik.
"Progres fisik sudah 98 persen, hanya tinggal perapihan saja. Target selesai sesuai akhir masa kontrak pada 31 Desember 2021, tetapi diperkirakan bisa selesai lebih cepat pada awal bulan November 2021 karena adanya percepatan untuk mendukung KEK," ujar Erwin.
Lihat Juga :