Waduh, Garuda Terancam Kehilangan Semua Pesawat dalam 6 Bulan ke Depan
Rabu, 10 November 2021 - 19:32 WIB
loading...
Garuda terancam kehilangan semua pesawat dalam 6 bulan ke depan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN memperkirakan hingga 6 bulan ke depan seluruh armada pesawat Garuda Indonesia akan ditarik oleh perusahaan persewaan pesawat (lessor). Hal ini sangat mungkin terjadi bila restrukturisasi utang maskapai nasional itu tidak dipercepat.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, saat ini pengurangan jumlah pesawat emiten berkode saham GIAA itu terus dilakukan. Tercatat hanya 60 armada pesawat Garuda yang beroperasi pada saat ini. Padahal, armada yang dimiliki saat ini mencapai 125 pesawat, terdiri atas 119 pesawat sewa dan 6 pesawat milik sendiri.
Baca juga: 3 Opsi Restrukturisasi Utang Garuda, Risiko Pailit Masih Menganga
"Garuda ini butuh kecepatan (restrukturisasi utang). Kalau tidak cepat, dalam waktu 3-6 bulan pesawatnya bisa di-grounded semua. Karena saat ini pesawatnya terus di-grounded," ungkap Tiko, sapaan akrab Kartika, Rabu (10/11/2021).
Pengurangan jumlah pesasat juga sejalan dengan pemangkasan beberapa rute penerbangan. Pemegang saham akan memangkas rute penerbangan Garuda dari 237 rute menjadi 140 rute saja. Artinya, ada 97 rute yang nantinya ditutup.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, saat ini pengurangan jumlah pesawat emiten berkode saham GIAA itu terus dilakukan. Tercatat hanya 60 armada pesawat Garuda yang beroperasi pada saat ini. Padahal, armada yang dimiliki saat ini mencapai 125 pesawat, terdiri atas 119 pesawat sewa dan 6 pesawat milik sendiri.
Baca juga: 3 Opsi Restrukturisasi Utang Garuda, Risiko Pailit Masih Menganga
"Garuda ini butuh kecepatan (restrukturisasi utang). Kalau tidak cepat, dalam waktu 3-6 bulan pesawatnya bisa di-grounded semua. Karena saat ini pesawatnya terus di-grounded," ungkap Tiko, sapaan akrab Kartika, Rabu (10/11/2021).
Pengurangan jumlah pesasat juga sejalan dengan pemangkasan beberapa rute penerbangan. Pemegang saham akan memangkas rute penerbangan Garuda dari 237 rute menjadi 140 rute saja. Artinya, ada 97 rute yang nantinya ditutup.
Lihat Juga :