Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Kamis, 11 November 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian dia juga mengatakan, optimalisasi armada dan rute maskapai harus dilakukan. Karena itu mau tidak mau pengurangan pesawat badan lebar, berbagai rute, juga pesawat badan kecil terpaksa harus dipotong. Tujuannya supaya Boeing 737 bisa beroperasi optimal di tanah air. "Walaupun pasti akan ada pro kontra tapi ini harus untuk efisiensi," katanya.
Baca Juga: Utang Garuda Indonesia Pelik, Erick Thohir Berjibaku dengan Tuntutan di 3 Negara
Kemudian menurut dia strategi bisnis yang diterapkan harus menggunakan prinsip low budget walaupun konsepnya flag carrier. Seperti leasing pesawat yang biayanya besar bahkan lebih besar daripada maskapai yang mengoperasikan jenis pesawat yang sama.
"Jadi artinya dari sisi strategi pengelolaan keuangannya kurang praktis dan banyak pengeluaran yang sifatnya kecil tapi banyak. Seperti transportasi kru, sewa jasa pihak ketiga, itu besar sekali biayanya," ujar Ziva Narendra.
Sedangkan faktor eksternal atau pandemi Covid-19, katanya, hanya menambah beban maskapai penerbangan nasional ini sebesar 15% - 20%.
Baca Juga: Utang Garuda Indonesia Pelik, Erick Thohir Berjibaku dengan Tuntutan di 3 Negara
Kemudian menurut dia strategi bisnis yang diterapkan harus menggunakan prinsip low budget walaupun konsepnya flag carrier. Seperti leasing pesawat yang biayanya besar bahkan lebih besar daripada maskapai yang mengoperasikan jenis pesawat yang sama.
"Jadi artinya dari sisi strategi pengelolaan keuangannya kurang praktis dan banyak pengeluaran yang sifatnya kecil tapi banyak. Seperti transportasi kru, sewa jasa pihak ketiga, itu besar sekali biayanya," ujar Ziva Narendra.
Sedangkan faktor eksternal atau pandemi Covid-19, katanya, hanya menambah beban maskapai penerbangan nasional ini sebesar 15% - 20%.
(akr)
Lihat Juga :