New Normal, BI Jabar Ajak UMKM Manfaatkan Akses Digital

Jum'at, 05 Juni 2020 - 17:28 WIB
loading...
New Normal, BI Jabar...
Bank Indonesia Jawa Barat mengajak UMKM memanfaatkan akses digital. Foto/Dok.
A A A
BANDUNG - Bank Indonesia (BI) Jawa Barat mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital menghadapi tatanan baru ada sistem ekonomi masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jabar Herawanto mengatakan, pendemi Covid-19 menimbulkan tantangan dan peluang baru bagi pelaku usaha. Di mana, physical distancing menjadi hal baru bagi masyarakat.

"Kami terus mendorong UMKM untuk masuk ke ekonomi digital. Kita bisa manfaatkan teknologi untuk menghubungkan produksi dan konsumen yang terganggu karena ada pembatasan," jelas dia di Bandung, Jumat (5/6/2020).

Apalagi, kata dia, pengguna internet di Indonesia mencapai 64%. Sekitar 16% adalah penduduk Jabar. Jumlah itu diprediksi akan terus meningkat seiring naiknya penggunaan smartphone. Walaupun saat ini sekitar 36% UMKM nasional sudah menggunakan platform digital. Baca: New Normal, PNM Optimalkan Layanan Nasabah Berbasis Digital

Menurut Herawanto, Jabar memiliki potensi pangan yang cukup besar. Beberapa daerah menjadi lumbung pangan, seperti sayur, padi, dan lainnya. Sehingga ironis bila Jabar tidak ambil bagian pada bisnis pangan berbasis digital.

"Kami juga aktif kembangkan klaster pangan. Klaster ini menjadi prioritas, karena mereka mampu menjadi tonggak ekonomi. Tetapi klaster pangan ini, ada tantangan. Seperti kendala distribusi. Makanya, kami dukung klaster pangan Lembang Agri membuat website jualsayur.com masuk tanah digital," beber dia.

Saat ini, total ada 19 klaster yang menjadi bimbingan Bank Indonesia. Klaster ini akan terus ditingkatkan, untuk ikut serta menggerakkan ekonomi masyarakat. BI berkomitmen bersama-sama pemerintah daerah dan akademisi akan terus menghasilkan klaster ketahanan pangan yang andal bukan saja berprestasi tetapi memiliki daya tahan terhadap perubahan global yang terjadi.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Rekomendasi
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved