Indonesia Butuh Negara Lain untuk Kembangkan Teknologi Transportasi
Sabtu, 13 November 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya negara berkembang dan maju butuh kolaborasi dan saling mengisi satu sama lain. Dengan bermitra bersama negara lain, Indonesia bisa melakukan transformasi teknologi transportasi.
"Dengan kolaborasi kita jadi tahu berapa besar potensi Indonesia dalam realitas teknologi transportasi dunia kini. Lalu potensi apa lagi yang bisa dikembangkan antara negara dan para profesional di bidangnya," katanya.
Baca juga: Sejarah Warteg di Jakarta, Berawal dari Kenekatan Orang-orang Tegal Merantau ke Ibu Kota
Misalnya, proyek kereta cepat KCJB yang digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) pada Oktober 2015. KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan perkeretaapian China melalui Beijing Yawan HSR Co.Ltd, dengan skema B2B.
"Dengan kolaborasi kita jadi tahu berapa besar potensi Indonesia dalam realitas teknologi transportasi dunia kini. Lalu potensi apa lagi yang bisa dikembangkan antara negara dan para profesional di bidangnya," katanya.
Baca juga: Sejarah Warteg di Jakarta, Berawal dari Kenekatan Orang-orang Tegal Merantau ke Ibu Kota
Misalnya, proyek kereta cepat KCJB yang digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) pada Oktober 2015. KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan perkeretaapian China melalui Beijing Yawan HSR Co.Ltd, dengan skema B2B.
(uka)
Lihat Juga :