Tetap Produktif Saat Pandemi, VP Ericsson: Fleksibilitas jadi Mantra
Minggu, 14 November 2021 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Priyanka memahami bahwa setiap negara memiliki realitas yang berbeda, orang yang berbeda memiliki tantangan yang berbeda, menghadapi badai yang sama dengan kapal yang berbeda, dan perlu dinavigasi dengan kecepatan yang berbeda pula.
Untuk mengetahui respons dan umpan balik dari para karyawan, pihaknya juga menggelar beberapa survei dalam 19 bulan terakhir. Hasilnya, karyawan merasa sangat didukung. Contohnya di Indonesia, karyawan Ericsson merasa senang bekerja di perusahaan yang mengutamakan keselamatan karyawan, memprioritaskan mereka bekerja dari rumah dan tetap sehat serta aman.
"Saya merasa sangat berhutang budi, bersama dengan seluruh tim kepemimpinan kami di Indonesia, bahwa karyawan telah menganggap kami sebagai tempat yang bagus untuk bekerja dalam dua tahun berturut-turut," tuturnya.
Baca juga: Tunjangan Kantor untuk Karyawan Akan Dipajaki, Ekonom: Sudah Seharusnya
"Bagi kami, menerima sertifikat selama dua tahun berturut-turut merupakan salah satu kemenangan terbesar. Karena bagi saya pribadi, ini adalah testimoni kuat dari praktik dan pengalaman karyawan kami, serta seberapa terlibat dan selarasnya perasaan mereka dengan perjalanan kami," imbuhnya.
Priyanka juga menyebut bahwa di Indonesia indeks kepercayaan karyawan naik signifikan. Para karyawan mempercayai Ericsson sebagai sebuah organisasi dan mereka sangat menghargai budaya di Indonesia dan di seluruh perusahaan yang mengutamakan keselamatan karyawan di atas segalanya.
"Pada saat yang sama, kami terus berkomitmen terhadap pengalaman karyawan kami. Hal ini menghadirkan kabar baik bagi kami di Indonesia, yakni bahwa pangsa pasar bisnis kami meluas. Saya rasa budaya kerja kami telah menjadi tulang punggung dan kami terus mengadaptasi cara kerja baru agar sukses dalam pekerjaan di masa depan," pungkasnya.
Untuk mengetahui respons dan umpan balik dari para karyawan, pihaknya juga menggelar beberapa survei dalam 19 bulan terakhir. Hasilnya, karyawan merasa sangat didukung. Contohnya di Indonesia, karyawan Ericsson merasa senang bekerja di perusahaan yang mengutamakan keselamatan karyawan, memprioritaskan mereka bekerja dari rumah dan tetap sehat serta aman.
"Saya merasa sangat berhutang budi, bersama dengan seluruh tim kepemimpinan kami di Indonesia, bahwa karyawan telah menganggap kami sebagai tempat yang bagus untuk bekerja dalam dua tahun berturut-turut," tuturnya.
Baca juga: Tunjangan Kantor untuk Karyawan Akan Dipajaki, Ekonom: Sudah Seharusnya
"Bagi kami, menerima sertifikat selama dua tahun berturut-turut merupakan salah satu kemenangan terbesar. Karena bagi saya pribadi, ini adalah testimoni kuat dari praktik dan pengalaman karyawan kami, serta seberapa terlibat dan selarasnya perasaan mereka dengan perjalanan kami," imbuhnya.
Priyanka juga menyebut bahwa di Indonesia indeks kepercayaan karyawan naik signifikan. Para karyawan mempercayai Ericsson sebagai sebuah organisasi dan mereka sangat menghargai budaya di Indonesia dan di seluruh perusahaan yang mengutamakan keselamatan karyawan di atas segalanya.
"Pada saat yang sama, kami terus berkomitmen terhadap pengalaman karyawan kami. Hal ini menghadirkan kabar baik bagi kami di Indonesia, yakni bahwa pangsa pasar bisnis kami meluas. Saya rasa budaya kerja kami telah menjadi tulang punggung dan kami terus mengadaptasi cara kerja baru agar sukses dalam pekerjaan di masa depan," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :