Surplus Neraca Perdagangan Oktober 2021 Diramal Turun Jadi USD3,87 Miliar

Senin, 15 November 2021 - 07:48 WIB
loading...
Surplus Neraca Perdagangan...
Surplus neraca perdagangan Oktober diperkirakan menyusut menjadi USD3,87 miliar dari sebelumnya USD4,37 miliar. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Surplus neraca perdagangan Oktober diperkirakan menyusut menjadi USD3,87 miliar dari sebelumnya USD4,37 miliar. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan penurunan surplus neraca dagang cenderung disebabkan oleh peningkatan nilai impor secara bulanan, yang diperkirakan bertumbuh 2,3 persen (month on month/mom) atau setara dengan 53,98 persen (year on year/yoy) secara tahunan. Pertumbuhan impor Oktober berkaitan dengan kenaikan impor migas, sejalan dengan kenaikan harga minyak global sebesar 12,74 persen mom.

"Kenaikan harga minyak juga diikuti oleh kenaikan mobilitas masyarakat Indonesia, sehingga mendorong kenaikan volume permintaan minyak," kata Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (15/11/2021).

Baca Juga: Surplus Telur 200 Ribu Ton, Indonesia Masih Impor Tepung Telur

Sementara itu, dari kenaikan sisi impor non-migas didukung oleh kenaikan PMI Manufacturing Indonesia, dari sebelumnya sebesar 52,2 menjadi 57,2 di bulan Oktober. Kenaikan aktivitas manufaktur, yang tergambar dari PMI Manufacturing tersebut menjadi indikasi kenaikan permintaan bahan baku, terutama bahan baku impor.

"Di sisi lain, kami proyeksikan bahwa ekspor pada bulan Oktober akan terkontraksi tipis di level 0,6 persen mom atau setara dengan pertumbuhan tahunan sebesar 42,59%yoy," katanya.

Baca Juga: Produksi Melimpah, Telur Ayam Ras Diproyeksi Surplus 200.000 Ton di 2021

Kontraksi nilai ekspor secara bulanan diperkirakan akibat penurunan volume permintaan dari Tiongkok. Secara bulanan, volume impor batu bara ke Tiongkok turun 18,2 persen mom. Penurunan volume diperkirakan juga terjadi di banyak negara seiring dengan kenaikan harga batu bara yang mencapai 27,58 persen mom. Penurunan ekspor diikuti oleh kenaikan impor menjadi pendorong penurunan surplus neraca dagang di bulan Oktober.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved