Pelaku UMKM: PSBBI Dorong Pembukaan Lapangan Kerja

Senin, 15 November 2021 - 19:36 WIB
loading...
Pelaku UMKM: PSBBI Dorong...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo optimistis PSBBI mendorong perkembangan UMKM nasional. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Program Stimulus Bangga Buatan Indonesia ( PSBBI ) diakui para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) berhasil mendongkrak omzet dan penjualan. Tak hanya itu, sejumlah UMKM yang mengikuti program ini pun mengaku PSBBI mendorong munculnya lapangan kerja.

Hal itu antara lain diungkapkan salah satu pelaku UMKM Febri Nur Alam yang mengikuti PSBBI. Dia menyebut omzetnya meningkat di awal November 2021 sehingga dirinya jarus menambah jumlah karyawannya demi membantu menyiapkan produknya.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku UMKM: PSBBI Tingkatkan Transaksi dan Omzet

"Karena demand-nya meningkat, saya harus mengimbanginya dengan suplai, salah satunya dengan menambah karayawan," ungkapnya, Senin (15/11/2021).

Pemilik kedai No Drama Coffee ini mengakui PSBBI telah membuat permintaan produknya meningkat. Beberapa konsumennya kemudian menyambut baik dan membeli kopinya dalam jumlah banyak. "Saya melihatnya ini sebagai bentuk apresiasi kita kepada konsumen," katanya.

Hal sama juga diungkapkan pelaku UMKM lainnya Esti Kriswandarai yang mengaku dirinya juga harus menambah pekerja setelah kewalahan menghadapi lonjakan konsumen secara tiba tiba. Penjual batik ini mengatakan, berjualan di sejumlah marketplace, dirinya harus menambah tenaga kerja mulai dari admin hingga pengepak barang untuk memenuhi permintaan dan menjaga agar mutu produk tetap terjaga. "Tanpa adanya karyawan baru. Kami akan kesulitan," tandasnya.

Baca Juga: Wamenparekraf Angela Optimistis UMKM Makin Berkembang Berkat PSBBI

Baik Febri maupun Esti sependapat program PSBBI ini sangat membantu, khususnya para pelaku UMKM. Selain mampu meningkatkan omzet Febri dan Esti meyakini program ini juga mendorong terbukanya lapangan kerja baru.

Karenanya, mereka berharap program ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Pasalnya, menjelang Natal dan Tahun Baru diyakini permintaan masyarakat terhadap produk UMKM akan jauh lebih meningkat.

Untuk diketahui, guna meningkatkan geliat usaha UMKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf ) memberikan stimulus voucher diskon Rp100.000 untuk setiap transaksi melalui beberapa merchant e-commerce. Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo beberapa waktu lalu menjelaskan, minimal transaksinya adalah Rp200.000 dan bisa digunakan di 11 e-commerce yang telah bekerja sama dengan Kemenparekraf.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved