China Jadi Penyebab Saham-saham Batu Bara Berguguran
Selasa, 16 November 2021 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, adanya kesepakatan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perubahan iklim COP26 di Glasgow untuk mengurangi penggunaan batu bara sebagai sumber energi, juga akan mengganggu pergerakan saham batu bara dalam jangka panjang.
"Untuk jangka panjang outlook batu bara akan sangat terganggu akibat kesepakatan perubahan iklim itu. Namun, kalau kita lihat dari perkembangan terakhir, India di menit-menit terakhir dikabarkan mengajukan banding sehingga status dari penghentian penggunaan batu bara ini akan diubah menjadi pengurangan secara berkala. Hal itu saya rasa sedikit memberikan angin segar untuk harga batu bara dunia. Jangka panjangnya, menurut saya batu bara ini akan berangsur-angsur ditinggalkan oleh beberapa negara besar," urainya.
Sementara itu, untuk strategi pembelian saham batu bara hari ini, dia becermin dari saham batu bara yang melemah pada perdagangan kemarin. Dustin menyarankan, para investor untuk melihat lebih jeli level support dari masing-masing emiten tersebut sebelum dijadikan average down.
Baca juga: Kebaikan Vanessa Angel Diungkap Penjual Speaker Al-Qur'an, Mau Terima Endorse Murah
"Strateginya, walaupun memang beberapa investor atau trader sudah memiliki posisi yang cukup tinggi yang sebelumnya terjadi, saya rasa ada baiknya untuk lihat support yang dimiliki masing-masing emiten. Kemudian bisa ditentukan bahwa support tersebut bisa dijadikan average down. Pada jangka pendek, mungkin untuk beberapa minggu ke depan, tekanan dari harga batu bara akan sangat memengaruhi kinerja emiten-emiten tersebut," tutupnya.
"Untuk jangka panjang outlook batu bara akan sangat terganggu akibat kesepakatan perubahan iklim itu. Namun, kalau kita lihat dari perkembangan terakhir, India di menit-menit terakhir dikabarkan mengajukan banding sehingga status dari penghentian penggunaan batu bara ini akan diubah menjadi pengurangan secara berkala. Hal itu saya rasa sedikit memberikan angin segar untuk harga batu bara dunia. Jangka panjangnya, menurut saya batu bara ini akan berangsur-angsur ditinggalkan oleh beberapa negara besar," urainya.
Sementara itu, untuk strategi pembelian saham batu bara hari ini, dia becermin dari saham batu bara yang melemah pada perdagangan kemarin. Dustin menyarankan, para investor untuk melihat lebih jeli level support dari masing-masing emiten tersebut sebelum dijadikan average down.
Baca juga: Kebaikan Vanessa Angel Diungkap Penjual Speaker Al-Qur'an, Mau Terima Endorse Murah
"Strateginya, walaupun memang beberapa investor atau trader sudah memiliki posisi yang cukup tinggi yang sebelumnya terjadi, saya rasa ada baiknya untuk lihat support yang dimiliki masing-masing emiten. Kemudian bisa ditentukan bahwa support tersebut bisa dijadikan average down. Pada jangka pendek, mungkin untuk beberapa minggu ke depan, tekanan dari harga batu bara akan sangat memengaruhi kinerja emiten-emiten tersebut," tutupnya.
(uka)
Lihat Juga :