China Jadi Penyebab Saham-saham Batu Bara Berguguran

Selasa, 16 November 2021 - 10:36 WIB
loading...
China Jadi Penyebab...
Kenaikan produksi batu bara China memicu jatuhnya saham-saham emiten batu bara dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kinerja saham batu bara mengalami penurunan pada perdagangan kemarin, Senin (15/11/2021). Analis menilai, salah satu pemicunya adalah kenaikan produksi batu bara di China .

Baca juga: PLN Butuh 119,19 Juta Ton Batu Bara untuk PLTU di 2022

Equity Analyst PT Phillip Sekuritas Indonesia, Dustin Dana Pramitha, mengatakan beberapa waktu belakangan harga batu bara dunia mengalami tekanan dari meningkatnya suplai batu bara China. Sebelumnya produksi batu bara China sempat terganggu akibat bencana alam.

Kondisi itu menyebabkan tingkat produksi dari batu bara China mengalami penurunan. Setelah berangsurnya bencana, Pemerintah China bertekad untuk meningkatkan produksi batu baranya sehingga mereka bisa menekan harga batu bara dunia yang beberapa waktu lalu sempat naik drastis.

"Yang mendorong saham batu bara ini anjlok salah satunya karena China sudah mulai produksi batu bara kembali setelah negara tersebut melewati bencana alam beberapa waktu lalu," ujar Dustin di IDX Channel, Selasa (16/11/2021).

Pada perdagangan kemarin, kinerja saham batu bara berguguran. Adaro Energy (ADRO) turun 4,5%, Bukit Asam (PTBA) 5,64%, Bumi Resources (BUMI) 5,71%, Indika Energy (INDY) 6%, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) 7%.

"Penyebab lainnya, yang membuat saham ini merosot, tekanan dari Rusia yang saat ini sudah mampu membuka kembali suplai gas alam mereka ke benua Eropa yang sebelumnya mengalami gangguan. Ini juga jadi pemicu saham batu bara makin menurun," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Rekomendasi
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved