Tambah Kapal, Hasnur Internasional Shipping Pacu Angkutan Kargo
Kamis, 18 November 2021 - 20:08 WIB
loading...
PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) hari ini meresmikan kapal Tunda Hasnur 113 dan tongkang Hasnur 333. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) hari ini meresmikan kapal Tunda Hasnur 113 dan tongkang Hasnur 333 . Tongkang tersebut berukuran 330 feet dan mampu mengangkut kargo curah sebanyak 10.000 metrik ton.
Dengan penambahan ini armada perseroan menjadi 12 set armada kapal tunda dan tongkang dengan kapasitas angkut yang bervariasi, mulai 7.500 ton hingga 10.000 Metrik Ton dan 1 kapal pengangkut CPO (crude palm oil).
Baca Juga : Seruput Kopi Termahal di Burj Khalifa, Ridwan Kamil: Kopinya dari Ciwidey
Direktur Utama Hasnur Internasional Shipping Jayanti Sari dalam sambutannya mengungkapkan dengan penambahan armada ini perseroan akan semakin berkembang dan bisa melayani pelanggan dengan lebih baik lagi.
“Penambahan kapal tersebut juga sebagai upaya memperkuat armada HAIS yang selanjutnya akan mendorong kinerja perseroan,” kata Jayanti dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Kamis (18/11/2021).
Seperti diketahui, emiten penyedia jasa transportasi laut ini baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 September 2021 lalu melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas 525,25 juta saham atau 20% dari modal disetor.
Dengan penambahan ini armada perseroan menjadi 12 set armada kapal tunda dan tongkang dengan kapasitas angkut yang bervariasi, mulai 7.500 ton hingga 10.000 Metrik Ton dan 1 kapal pengangkut CPO (crude palm oil).
Baca Juga : Seruput Kopi Termahal di Burj Khalifa, Ridwan Kamil: Kopinya dari Ciwidey
Direktur Utama Hasnur Internasional Shipping Jayanti Sari dalam sambutannya mengungkapkan dengan penambahan armada ini perseroan akan semakin berkembang dan bisa melayani pelanggan dengan lebih baik lagi.
“Penambahan kapal tersebut juga sebagai upaya memperkuat armada HAIS yang selanjutnya akan mendorong kinerja perseroan,” kata Jayanti dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Kamis (18/11/2021).
Seperti diketahui, emiten penyedia jasa transportasi laut ini baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 September 2021 lalu melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas 525,25 juta saham atau 20% dari modal disetor.
Lihat Juga :