Surat Kadisadal Bocor, PT Pal Indonesia: Bukan Konsumsi Publik
Jum'at, 19 November 2021 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Manajemen BUMN di sektor galangan kapal itu, kata dia, berkomitmen agar proyek pembangunan kapal bantu rumah sakit dapat memenuhi tanggal pengiriman kontrak pada 8 Desember 2021 mendatang.
Dalam lima tahun terakhir, PAL Indonesia memiliki track record dan terbukti saat melakukan pengiriman proyek secara tepat waktu. Beberapa di antaranya, yaitu FFBNW 2 unit Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR), Midlife Modernization (MLM) KRI Malahayati, dan Join Section KRI Alugoro-405. Selain itu, beberapa proyek yang diserahkan sebelum tanggal penyerahan, yaitu pembangunan KRI Kerambit dan penyelesaian FFBNW Kapal Cepat Rudal (KCR).
Utario mengungkap, pihaknya memahami keinginan pemerintah agar kapal bantu rumah sakit dapat segera dipergunakan dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Pada saat bersamaan, pandemi ini juga memberikan dampak besar pada deviasi dalam kemajuan pembangunan kapal itu.
Baca juga: Ini Deretan Mobil Sport di GIIAS 2021 yang Tak Mau Kehilangan Pesona
"Adanya deviasi dalam kemajuan proyek pembangunan kapal bantu rumah sakit merupakan peristiwa yang tidak menguntungkan bagi semua pemangku kepentingan. Salah satu pertimbangan utama penyebabnya adalah efek dari pandemi," katanya.
Dalam lima tahun terakhir, PAL Indonesia memiliki track record dan terbukti saat melakukan pengiriman proyek secara tepat waktu. Beberapa di antaranya, yaitu FFBNW 2 unit Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR), Midlife Modernization (MLM) KRI Malahayati, dan Join Section KRI Alugoro-405. Selain itu, beberapa proyek yang diserahkan sebelum tanggal penyerahan, yaitu pembangunan KRI Kerambit dan penyelesaian FFBNW Kapal Cepat Rudal (KCR).
Utario mengungkap, pihaknya memahami keinginan pemerintah agar kapal bantu rumah sakit dapat segera dipergunakan dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Pada saat bersamaan, pandemi ini juga memberikan dampak besar pada deviasi dalam kemajuan pembangunan kapal itu.
Baca juga: Ini Deretan Mobil Sport di GIIAS 2021 yang Tak Mau Kehilangan Pesona
"Adanya deviasi dalam kemajuan proyek pembangunan kapal bantu rumah sakit merupakan peristiwa yang tidak menguntungkan bagi semua pemangku kepentingan. Salah satu pertimbangan utama penyebabnya adalah efek dari pandemi," katanya.
(uka)
Lihat Juga :