Uber Tergiur Bisnis Ganja di Kanada: Tahun Ini Pasarnya Diperkirakan Rp56,8 Triliun
Senin, 22 November 2021 - 22:51 WIB
loading...
Uber memutuskan untuk terjun ke bisnis ganja di Kanada. Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Booming bisnis ganja di Kanada membuat Uber Technologies Inc (UBER) memutuskan untuk terjun mencicipinya. Juru bicara Uber mengatakan, kini warga Ontario, Kanada, bisa memesan ganja lewat aplikasi Uber Eats.
Masuk ke bisnis ganja, melengkapi bisnis Uber di sektor "memabukan". Sebelumnya, lewat aplikasi yang sama, Uber juga membuka pengiriman untuk minuman keras.
Baca juga: Jerman Bisa Hasilkan Rp81 Triliun dari Legalkan Penggunaan Ganja Rekreasi
Bisnis ganja di Kanada memang sangat menggiurkan lantaran pemerintah negara itu sudah melegalkannya. Tujuan legalisasi itu sendiri untuk membendung produsen ilegal mengendalikan sebagian besar dari total penjualan tahunan.
Dilansir Reuters, Senin (22/11/2021), keputusan Uber itu akan membantu orang dewasa di Kanada membeli ganja legal secara aman. Sekaligus membantu memerangi pasar ilegal bawah tanah yang masih menyumbang lebih dari 40% dari total penjualan ganja non-medis nasional.
Masuk ke bisnis ganja, melengkapi bisnis Uber di sektor "memabukan". Sebelumnya, lewat aplikasi yang sama, Uber juga membuka pengiriman untuk minuman keras.
Baca juga: Jerman Bisa Hasilkan Rp81 Triliun dari Legalkan Penggunaan Ganja Rekreasi
Bisnis ganja di Kanada memang sangat menggiurkan lantaran pemerintah negara itu sudah melegalkannya. Tujuan legalisasi itu sendiri untuk membendung produsen ilegal mengendalikan sebagian besar dari total penjualan tahunan.
Dilansir Reuters, Senin (22/11/2021), keputusan Uber itu akan membantu orang dewasa di Kanada membeli ganja legal secara aman. Sekaligus membantu memerangi pasar ilegal bawah tanah yang masih menyumbang lebih dari 40% dari total penjualan ganja non-medis nasional.
Lihat Juga :