Teknologi Digital Mengubah Wajah Dunia Kerja, Intip Peluangnya
Rabu, 24 November 2021 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Arkblu Capital adalah perusahaan investasi swasta yang berfokus pada kelas aset modal ventura di Indonesia. Dengan total populasi hingga 270 juta, Arkblu berinvestasi di perusahaan rintisan terbaik dengan jumlah investasi awal hingga USD500.000. Perusahaan investasi ini masuk ke sejumlah perusahaan luar negeri yang berpotensi memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
“Banyak yang tanya kenapa Indonesia? Karena Indonesia populasinya banyak dan banyak anak muda dengan smart penetration tinggi. Indonesia juga memiliki banyak pulau sehingga akan ada banyak masalah yang harus diselesaikan,” kata Fransisco.
Sepuluh tahun lalu belum banyak startup di Indonesia dan sekarang telah bertumbuh sangat pesat sehingga ini bagus untuk investasi.
Pascal Christian, VP of Investment East Ventures, mengatakan, Indonesia punya demografik digital yang sangat besar. Pengguna internet di Indonesia menduduki peringat ke-3 di Asia, setelah Cina dan India, jumlahnya mencapai 200 juta lebih pengguna.
“Ini menunjukan bagaimana Indonesia sudah mengadopsi teknologi baru. Investor akan melihat perubahan ini, ada peralihan teknologi lalu mulai tumbuh perusahaan berbasis teknologi seperti fintech, ecommerce, dan lain-lain,” kata Pascal.
Investor akan fokus bagaimana mendapatkan untung dari teknologi. Untuk mendukung kemajuan ekonomi digital di Indonesia, dibutuhkan regulasi pemerintah. Namun para panelis mengharapkan agar pemerintah tidak terlalu campur tangan dalam mengatur bisnis.
Fransisco mengatakan, dukungan terbaik untuk eksositem digital adalah membiarkan bisnis itu sebagaimana adanya. Fokus pemerintah adalah menciptakan regulasi bisnis di sektor teknologi.
“Banyak yang tanya kenapa Indonesia? Karena Indonesia populasinya banyak dan banyak anak muda dengan smart penetration tinggi. Indonesia juga memiliki banyak pulau sehingga akan ada banyak masalah yang harus diselesaikan,” kata Fransisco.
Sepuluh tahun lalu belum banyak startup di Indonesia dan sekarang telah bertumbuh sangat pesat sehingga ini bagus untuk investasi.
Pascal Christian, VP of Investment East Ventures, mengatakan, Indonesia punya demografik digital yang sangat besar. Pengguna internet di Indonesia menduduki peringat ke-3 di Asia, setelah Cina dan India, jumlahnya mencapai 200 juta lebih pengguna.
“Ini menunjukan bagaimana Indonesia sudah mengadopsi teknologi baru. Investor akan melihat perubahan ini, ada peralihan teknologi lalu mulai tumbuh perusahaan berbasis teknologi seperti fintech, ecommerce, dan lain-lain,” kata Pascal.
Investor akan fokus bagaimana mendapatkan untung dari teknologi. Untuk mendukung kemajuan ekonomi digital di Indonesia, dibutuhkan regulasi pemerintah. Namun para panelis mengharapkan agar pemerintah tidak terlalu campur tangan dalam mengatur bisnis.
Fransisco mengatakan, dukungan terbaik untuk eksositem digital adalah membiarkan bisnis itu sebagaimana adanya. Fokus pemerintah adalah menciptakan regulasi bisnis di sektor teknologi.
(akr)
Lihat Juga :