Sambangi Karawang, SYL Panen Padi dan Serahkan Bantuan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Premi yang dibayarkan ini menjadi sangat rendah karena mendapat subsidi dari pemerintah dari yang seharusnya Rp180.000 per hektar, sebesar 80% ditanggung pemerintah. Sementara harga pertanggungan yang akan diterima petani jika sawahnya mengalami 100% kerusakan adalah sebesar Rp6 juta per hektar. Jika tidak terjadi kerusakan, maka premi tersebut hangus.
Untuk AUTSK, premi yang dibayarkan adalah Rp40.000 per ekor untuk jangka waktu satu tahun setelah mendapat subsidi dari pemerintah senilai Rp160.000 per ekor dari biaya premi yang awalnya Rp200.000 per ekor. Dan akan diganti senilai Rp10 juta per ekor bila mengalami kematian ternak.
"Biasanya petani hanya pada musim tertentu mengasuransikan lahan pertaniannya. Seperti jika dirasa akan terjadi banjir atau serangan hama, namun dengan adanya program ini, petani bisa mendaftar setiap musim tanam dengan biaya premi yang sangat ringan," ujar Sarwo Edhy lagi.
Sementara bantuan alsintan di Karawang berupa Traktor Roda Empat secara simbolis diberikan kepada Kelompok Tani Mulya Bakti dari Desa Bayur lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, juga bantuan Traktor Roda Dua yang diterima simbolis Kelompok Tani Dwi Sri di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta bantuan Pompa Air sebanyak yang diterima simbolis Kelompok tani Gemar dari Desa Sukamulya, Cilamaya Kulon. Total alokasi bantuan Alsintan di Karawang adalah 3 unit Traktor Roda Empat, 10 unit Traktor Roda Dua dan 5 unit Pompa Air sejumlah Rp1,62 miliar.
"Alsintan ini akan sangat membantu dan memudahkan petani dalam percepatan tanam. Maka alsintan ini harus dipergunakan dan dikelola sebaik-baiknya sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat," tambah Sarwo Edhy.
Ditempat yang sama dilakukan juga penyerahan KUR Pertanian dari BNI yang diterima simbolis oleh Nayim sebesar Rp25 juta, dan Atang Rp25 juta. Sementara KUR Pertanian dari BRI juga diserahkan secara simbolis total Rp50 juta kepada dua penerima.
Bank Mandiri juga menyerahkan KUR mikro pertanian secara simbolis pada acara ini dengan total Rp250 juta yang diterima oleh 4 orang petani. Hingga 4 Juni 2020, realisasi penyaluran KUR Sektor Pertanian Provinsi Jabar untuk Kabupaten Karawang mencapai Rp98,25 miliar, lebih dari target Rp94,27 miliar.
"Serapan KUR di Kabupaten Karawang sudah melebihi dari yang ditargetkan, kami sangat mengapresiasi semangat dari seluruh pihak yang telah memanfaatkan dana KUR pertanian ini untuk meningkatkan produksi pangan," pungkas Sarwo Edhy.
Untuk AUTSK, premi yang dibayarkan adalah Rp40.000 per ekor untuk jangka waktu satu tahun setelah mendapat subsidi dari pemerintah senilai Rp160.000 per ekor dari biaya premi yang awalnya Rp200.000 per ekor. Dan akan diganti senilai Rp10 juta per ekor bila mengalami kematian ternak.
"Biasanya petani hanya pada musim tertentu mengasuransikan lahan pertaniannya. Seperti jika dirasa akan terjadi banjir atau serangan hama, namun dengan adanya program ini, petani bisa mendaftar setiap musim tanam dengan biaya premi yang sangat ringan," ujar Sarwo Edhy lagi.
Sementara bantuan alsintan di Karawang berupa Traktor Roda Empat secara simbolis diberikan kepada Kelompok Tani Mulya Bakti dari Desa Bayur lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, juga bantuan Traktor Roda Dua yang diterima simbolis Kelompok Tani Dwi Sri di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta bantuan Pompa Air sebanyak yang diterima simbolis Kelompok tani Gemar dari Desa Sukamulya, Cilamaya Kulon. Total alokasi bantuan Alsintan di Karawang adalah 3 unit Traktor Roda Empat, 10 unit Traktor Roda Dua dan 5 unit Pompa Air sejumlah Rp1,62 miliar.
"Alsintan ini akan sangat membantu dan memudahkan petani dalam percepatan tanam. Maka alsintan ini harus dipergunakan dan dikelola sebaik-baiknya sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat," tambah Sarwo Edhy.
Ditempat yang sama dilakukan juga penyerahan KUR Pertanian dari BNI yang diterima simbolis oleh Nayim sebesar Rp25 juta, dan Atang Rp25 juta. Sementara KUR Pertanian dari BRI juga diserahkan secara simbolis total Rp50 juta kepada dua penerima.
Bank Mandiri juga menyerahkan KUR mikro pertanian secara simbolis pada acara ini dengan total Rp250 juta yang diterima oleh 4 orang petani. Hingga 4 Juni 2020, realisasi penyaluran KUR Sektor Pertanian Provinsi Jabar untuk Kabupaten Karawang mencapai Rp98,25 miliar, lebih dari target Rp94,27 miliar.
"Serapan KUR di Kabupaten Karawang sudah melebihi dari yang ditargetkan, kami sangat mengapresiasi semangat dari seluruh pihak yang telah memanfaatkan dana KUR pertanian ini untuk meningkatkan produksi pangan," pungkas Sarwo Edhy.
(bon)
Lihat Juga :