Kejar Ekonomi RI 5 Besar Dunia, Ini 6 Strategi Kepala Bappenas
Kamis, 25 November 2021 - 20:21 WIB
loading...
Berlomba jadikan ekonomi Indonesia lima besar dunia, Menteri PPN atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indonesia berlomba untuk mencapai Visi 2045: menjadi ekonomi terbesar kelima secara global yang didorong oleh ekonomi pengetahuan. Capaian ini membutuhkan investasi dalam pengetahuan dan inovasi untuk mengatasi masalah kebijakan penting seperti penanggulangan COVID-19.
Menteri PPN atau Kepala Bappenas , Suharso Monoarfa menjelaskan, bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah menyusun enam strategi besar dalam Transformasi Ekonomi Indonesia yang diharapkan mampu menjadi game-changers menuju Indonesia Maju 2045.
“Pandemi telah mendisrupsi kehidupan kita, tetapi juga mendorong percepatan perubahan untuk melakukan kemajuan ke depan. Tantangan ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama. Maka, tidak ada cara lain kecuali dilakukan sebuah transformasi ekonomi yang memperhitungkan keadaan dunia," ujar Menteri Suharso dalam webinar tingkat bertema ‘Menuju Visi Indonesia 2045: Transformasi Ekonomi Berbasis Pengetahuan dan Inovasi.’
Baca Juga: Anak Buah Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Terkontraksi Lebih Moderat dari Negara Maju
"Kolaborasi triple helix antara pemerintah, swasta, dan lembaga riset menjadi penting untuk bisa menjawab kebutuhan kompleksitas ekonomi ke depan, didorong oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” sambungnya.
Menteri PPN atau Kepala Bappenas , Suharso Monoarfa menjelaskan, bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah menyusun enam strategi besar dalam Transformasi Ekonomi Indonesia yang diharapkan mampu menjadi game-changers menuju Indonesia Maju 2045.
“Pandemi telah mendisrupsi kehidupan kita, tetapi juga mendorong percepatan perubahan untuk melakukan kemajuan ke depan. Tantangan ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama. Maka, tidak ada cara lain kecuali dilakukan sebuah transformasi ekonomi yang memperhitungkan keadaan dunia," ujar Menteri Suharso dalam webinar tingkat bertema ‘Menuju Visi Indonesia 2045: Transformasi Ekonomi Berbasis Pengetahuan dan Inovasi.’
Baca Juga: Anak Buah Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Terkontraksi Lebih Moderat dari Negara Maju
"Kolaborasi triple helix antara pemerintah, swasta, dan lembaga riset menjadi penting untuk bisa menjawab kebutuhan kompleksitas ekonomi ke depan, didorong oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” sambungnya.
Lihat Juga :