Wall Street Rebound Usai Aksi Jual Imbas Virus Varian Baru Omicron

Selasa, 30 November 2021 - 07:26 WIB
loading...
A A A
Setelah pasar AS tutup, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan setiap orang berusia 18 tahun ke atas harus mendapatkan booster enam bulan setelah vaksin Pfizer atau Moderna serta dua bulan setelah suntikan Johnson & Johnson. Moderna naik 11,8% hari ini, sementara Pfizer turun hampir 3% dan Johnson & Johnson naik 0,34%.

Indeks semikonduktor Philadelphia mengungguli pasar yang lebih luas dengan kenaikan 4% karena saham chip naik secara luas. Nvidia memberikan dorongan terbesar dengan kenaikan 5,9%.

Saham Tesla naik 5% setelah laporan bahwa Elon Musk mendesak karyawan untuk mengurangi biaya pengiriman kendaraan.

Twitter Inc ditutup turun 2,7% untuk membalikkan kenaikan awal setelah perusahaan media sosial itu mengatakan CEO Jack Dorsey akan mundur dan digantikan oleh Chief Technology Officer Parag Agrawal. Dorsey berada dalam posisi yang tidak biasa untuk memiliki pekerjaan CEO di dua perusahaan teknologi besar, yaitu perusahaan pembayaran digital Square Inc.

Isu-isu yang maju melebihi jumlah yang menurun di NYSE dengan rasio 1,31 banding 1; di Nasdaq, rasio 1,35 banding 1 mendukung penurunan.

S&P 500 membukukan 16 tertinggi baru 52-minggu dan 21 terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 39 tertinggi baru dan 344 terendah baru.

Volume perdagangan bursa AS tercatat mencapai 11,13 miliar saham pada perdagangan Senin (29/11) atau meningkat dibandingkan dengan rata-rata 10,84 miliar untuk 20 sesi terakhir.

Sebelumnya, Presiden Joe Biden mengatakan, bahwa lockdown terkait Omicron tidak dilakukan untuk saat ini, meskipun ia mencatat bahwa varian tersebut menjadi perhatian tetapi tidak lantas menjadi panik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Rekomendasi
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Berita Terkini
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved