Garuda Indonesia Disarankan Tetap Angkut Jamaah Haji dan Umrah
Selasa, 30 November 2021 - 10:20 WIB
loading...
Perusahaan penerbangan asing yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia (codeshare) diharapkan tidak mengangkut jemaah haji dan umrah asal Indonesia Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan penerbangan asing yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia (codeshare) diharapkan tidak mengangkut jamaah haji dan umrah asal Indonesia Indonesia. Keinginan itu disampaikan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) kepada Menteri BUMN Erick Thohir melalui surat tertulis.
Ketua Sekarga, Tomy Tampatty menilai kerjasama codeshare antara Garuda Indonesia dengan perusahaan penerbangan asing tersebut tidak untuk penerbangan pengangkutan jamaah umrah dan haji Indonesia.
Baca Juga: Siapa Layak Ambil Alih Rute Domestik Garuda Indonesia?, Begini Kata Alvin Lie
Pasalnya, mayoritas rakyat Indonesia beragama Islam dan mayoritas jamaah Indonesia lebih senang memilih terbang bersama Garuda Indonesia karena pertimbangan beberapa faktor.
Di antaranya, bahasa, makanan dan keramahan awak kabin Garuda Indonesia. Di sisi korporasi, penerbangan umrah dan haji dinilai sebagai captive market Garuda Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan emiten dengan kode saham GIAA itu.
"Menyikapi rencana Kementerian BUMN untuk melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan penebangan asing untuk memenuhi adanya keterbatasan kapasitas penerbangan Garuda Indonesia pada rute internasional, maka pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan beberapa hal masukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir," ujar Tomy, Selasa (30/11/2021).
Dia berharap, Erick Thohir dapat mengingatkan kepada manajemen Garuda Indonesia untuk benar-benar mempersiapkan penerbangan umrah dan haji dengan baik.
Ketua Sekarga, Tomy Tampatty menilai kerjasama codeshare antara Garuda Indonesia dengan perusahaan penerbangan asing tersebut tidak untuk penerbangan pengangkutan jamaah umrah dan haji Indonesia.
Baca Juga: Siapa Layak Ambil Alih Rute Domestik Garuda Indonesia?, Begini Kata Alvin Lie
Pasalnya, mayoritas rakyat Indonesia beragama Islam dan mayoritas jamaah Indonesia lebih senang memilih terbang bersama Garuda Indonesia karena pertimbangan beberapa faktor.
Di antaranya, bahasa, makanan dan keramahan awak kabin Garuda Indonesia. Di sisi korporasi, penerbangan umrah dan haji dinilai sebagai captive market Garuda Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan emiten dengan kode saham GIAA itu.
"Menyikapi rencana Kementerian BUMN untuk melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan penebangan asing untuk memenuhi adanya keterbatasan kapasitas penerbangan Garuda Indonesia pada rute internasional, maka pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan beberapa hal masukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir," ujar Tomy, Selasa (30/11/2021).
Dia berharap, Erick Thohir dapat mengingatkan kepada manajemen Garuda Indonesia untuk benar-benar mempersiapkan penerbangan umrah dan haji dengan baik.
Lihat Juga :