Dituding Terkait Kerja Paksa Etnis Uighur di China, Zara Diblokir di Prancis

Selasa, 30 November 2021 - 15:02 WIB
loading...
Dituding Terkait Kerja...
Ekspansi toko pakaian Zara di Prancis tersandung tudingan kerja paksa warga minoritas Uighur di China oleh perusahaan induknya, Inditex. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Merek fast fashion asal Spanyol , Zara diblokir oleh komisi regional Prancis saat hendak melakukan ekspansi bisnisnya. Hal ini disebabkan adanya temuan kerja paksa warga minoritas Uighur di China oleh perusahaan induknya, Inditex.

Padahal, Zara baru saja hendak memperluas bisnisnya di pusat kota selatan Bordeaux. Terkait adanya temuan kasus tersebut, anggota komisi Prancis meminta adanya penyelidikan apakah perusahaan asal Spanyol itu mendapat keuntungan dari sistem kerja paksa anggota minoritas Uighur oleh pemasok di China.

Baca juga: Lawan China, AS Perluas Pangkalan Militer di Guam dan Australia

"Kami ingin mengirim sinyal kuat dengan memblokir ekspansi toko yang tidak memiliki kontrol yang cukup atas pemasok mereka," ujar salah satu anggota komisi tersebut, Alain Garnier dikutip AFP, Selasa (30/11/2021).

Hakim Prancis membuka penyelidikan atas tuduhan oleh kelompok hak asasi bahwa empat perusahaan mode, termasuk pemilik Zara Inditex, mendapat untung dari kerja paksa minoritas Uighur di China pada Juni lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Prancis Darurat BBM,...
Prancis Darurat BBM, 18% SPBU Lumpuh di Tengah Pembatasan Harga
Gelombang Kelangkaan...
Gelombang Kelangkaan BBM Hantam Prancis, 900 SPBU Kehabisan Stok
Pedagang Pakaian Bekas...
Pedagang Pakaian Bekas Blak-blakan: Memang Kami Salah, Selama Ini Beli dari Cukong
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Melirik Potensi Wellness,...
Melirik Potensi Wellness, Xexymix Buka Gerai di Jakarta
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved