Kinerja Industri Manufaktur Turun, Kemenkeu: Waspada Varian Omicron
Rabu, 01 Desember 2021 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
"Selanjutnya, aktivitas pembelian mencatatkan peningkatan sehingga meningkatkan stok pembelian. Hal yang sama terlihat pada stok hasil produksi yang meningkat, sebagai akibat peningkatan produksi dan penundaan pengiriman," kata dia.
Dia mengatakan, hal yang perlu dicermati adalah harga input produksi meningkat dengan laju inflasi yang tercepat dalam delapan tahun terakhir didorong oleh kenaikan harga material dan biaya transportasi seiring terbatasnya pasokan.
"Hal ini menggambarkan adanya tekanan harga di tingkat produsen yang kemudian sebagian dibebankan ke konsumen yang mendorong naiknya harga di tingkat konsumen," bebernya.
Dari sisi perkembangan stabilitas harga-harga, laju inflasi November tercatat 1,75% (yoy), meningkat dari angka Oktober 1,66% (yoy). Kenaikan inflasi November terutama disumbang oleh inflasi inti dan harga yang diadministrasikan atau administered price seiring dengan peningkatan aktivitas konsumsi dan mobilitas masyarakat karena pandemi yang mulai terkendali. Hal tersebut terjadi di tengah inflasi komponen makanan bergejolak atau volatile food yang sedikit melambat.
Secara bulan ke bulan, terjadi inflasi sebesar 0,37% (mtm) sehingga kumulatif mencapai 1,30% (ytd). Inflasi inti terus melanjutkan tren meningkat, mencapai kisaran 1,44% (yoy), naik dari angka Oktober (1,33%, yoy).
Dia mengatakan, hal yang perlu dicermati adalah harga input produksi meningkat dengan laju inflasi yang tercepat dalam delapan tahun terakhir didorong oleh kenaikan harga material dan biaya transportasi seiring terbatasnya pasokan.
"Hal ini menggambarkan adanya tekanan harga di tingkat produsen yang kemudian sebagian dibebankan ke konsumen yang mendorong naiknya harga di tingkat konsumen," bebernya.
Dari sisi perkembangan stabilitas harga-harga, laju inflasi November tercatat 1,75% (yoy), meningkat dari angka Oktober 1,66% (yoy). Kenaikan inflasi November terutama disumbang oleh inflasi inti dan harga yang diadministrasikan atau administered price seiring dengan peningkatan aktivitas konsumsi dan mobilitas masyarakat karena pandemi yang mulai terkendali. Hal tersebut terjadi di tengah inflasi komponen makanan bergejolak atau volatile food yang sedikit melambat.
Secara bulan ke bulan, terjadi inflasi sebesar 0,37% (mtm) sehingga kumulatif mencapai 1,30% (ytd). Inflasi inti terus melanjutkan tren meningkat, mencapai kisaran 1,44% (yoy), naik dari angka Oktober (1,33%, yoy).
Lihat Juga :