Sri Mulyani: Ibu Rumah Tangga Paling Banyak Terlilit Utang Pinjol Ilegal
Kamis, 02 Desember 2021 - 19:48 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ibu rumah tangga paling rentan menjadi korban pinjol ilegal. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ibu rumah tangga paling rentan menjadi korban pinjaman online (pinjol) ilegal. Alasannya, masih rendahnya edukasi dan literasi keuangan soal pinjaman online.
Sebab itu, pihaknya mendorong agar edukasi dan literasi keuangan terus didorong utamanya bagi ibu rumah tangga, warga miskin, orang tua, UMKM, startup. "Mereka adalah pihak yang rentan terkena aktivitas pinjol ilegal," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (2/12/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani: Pinjol Ilegal adalah Lintah Darat Digital
Terkait peningkatan inklusi keuangan tersebut, kata Sri Mulyani, menjadi isu penting yang akan dikerjasamakan di dalam Presidensi G20 di Bali, tahun depan. Tujuannya agar masyarakat tidak banyak terdampak pinjol ilegal.
"Kerangka implementasi prinsip tingkat tinggi ini soal inklusi keuangan digital, mengingat pesatnya pertumbuhan pembiayaan digital. Indonesia akan mendorong inklusi keuangan melalui digitalisasi untuk meningkatkan akses keuangan baik individu maupun usaha kecil menengah," kata Sri Mulyani.
Sebab itu, pihaknya mendorong agar edukasi dan literasi keuangan terus didorong utamanya bagi ibu rumah tangga, warga miskin, orang tua, UMKM, startup. "Mereka adalah pihak yang rentan terkena aktivitas pinjol ilegal," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (2/12/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani: Pinjol Ilegal adalah Lintah Darat Digital
Terkait peningkatan inklusi keuangan tersebut, kata Sri Mulyani, menjadi isu penting yang akan dikerjasamakan di dalam Presidensi G20 di Bali, tahun depan. Tujuannya agar masyarakat tidak banyak terdampak pinjol ilegal.
"Kerangka implementasi prinsip tingkat tinggi ini soal inklusi keuangan digital, mengingat pesatnya pertumbuhan pembiayaan digital. Indonesia akan mendorong inklusi keuangan melalui digitalisasi untuk meningkatkan akses keuangan baik individu maupun usaha kecil menengah," kata Sri Mulyani.
Lihat Juga :