Santri Digitalpreneur Bidik 1.000 Pesantren, Sandiaga Dorong Para Santri Ciptakan Lapangan Kerja
Minggu, 05 Desember 2021 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
Menparekraf menyebutkan bahwa program Santri Digitalpreneur Indonesia ini akan dilanjutkan pada tahun 2022 dan akan lebih banyak lagi jenis pelatihannya seperti coding, games, web development, digital marketing, dan pelatihan program kewirausahaan lainnya dengan target peserta sebanyak 1.000 pondok pesantren.
“Kita harus cetak para santri yang betul-betul memiliki daya saing, berkualitas, berkelas dunia, dan saya bermimpi santri-santri ini bukan hanya memiliki ilmu pendidikan digital, iman, dan takwa, tapi mereka juga jago berdagang menjadi para ahli pembiayaan, investasi, bukan hanya di Indonesia tapi mampu bersaing di internasional,” tuturnya.
Baca juga: Atta Halilintar Ajak para Santri Aktif Bikin Konten: Ada Peluang
Menparekraf pun turut mengajak para santri untuk mulai berfikir konten kreatif seperti apa yang bisa diciptakan untuk berdakwah, bagaimana bisa menebar kebaikan yang berlandaskan empat sifat wajib bagu rasul, yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah.
Salah satu mentor Santri Digitalpreneur Indonesia Yuda Wirafianto menyampaikan, antusiasme dari para santri sangat baik. Secara umum para santri sangat berminat dengan dunia digital dan pada saat proses pelatihan pun para santri sangat kritis karena sering melontarkan pertanyaan.
“Saya berharap ke depan santri-santri ini bisa mewarnai zaman bukan diwarnai. Semoga santri kita bisa menjaga nilai keislaman dan memperkuat karakter bangsa,” ujar Yuda yang juga seorang pelaku industri kreatif subsektor animasi.
“Kita harus cetak para santri yang betul-betul memiliki daya saing, berkualitas, berkelas dunia, dan saya bermimpi santri-santri ini bukan hanya memiliki ilmu pendidikan digital, iman, dan takwa, tapi mereka juga jago berdagang menjadi para ahli pembiayaan, investasi, bukan hanya di Indonesia tapi mampu bersaing di internasional,” tuturnya.
Baca juga: Atta Halilintar Ajak para Santri Aktif Bikin Konten: Ada Peluang
Menparekraf pun turut mengajak para santri untuk mulai berfikir konten kreatif seperti apa yang bisa diciptakan untuk berdakwah, bagaimana bisa menebar kebaikan yang berlandaskan empat sifat wajib bagu rasul, yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah.
Salah satu mentor Santri Digitalpreneur Indonesia Yuda Wirafianto menyampaikan, antusiasme dari para santri sangat baik. Secara umum para santri sangat berminat dengan dunia digital dan pada saat proses pelatihan pun para santri sangat kritis karena sering melontarkan pertanyaan.
“Saya berharap ke depan santri-santri ini bisa mewarnai zaman bukan diwarnai. Semoga santri kita bisa menjaga nilai keislaman dan memperkuat karakter bangsa,” ujar Yuda yang juga seorang pelaku industri kreatif subsektor animasi.
Lihat Juga :