Harga Bitcoin dan Ethereum Melorot, Bakal Sentuh Titik Terendah?
Jum'at, 10 Desember 2021 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Ibrahim menjelaskan, alasannya adalah karena investor kripto, terutama yang berkapitalisasi besar jumlahnya sangat banyak. Sebagai perbandingan, jumlah investor kripto di Indonesia mencapai 8 juta orang.
Baca Juga: Santai dari Kamar Vila di Bali Cewek Ukraina Raup Miliaran Rupiah, Kok Bisa?
"Sedangkan di saham hanya 2 juta orang, artinya perbandingannya 1:4, sehingga harapan jatuh ke level terendah sangat nggak mungkin, kecuali suatu saat panic buying," jelasnya.
Ibrahim juga menilai isu varian Omicron tidak menjadi ancaman semengerikan yang diperkirakan banyak orang sebelumnya. Menurutnya, investor kripto masih memburu aset ini secara bertahap.
"Beberapa trader jangka pendek mengambil posisi buy on dip atau membeli di saat harga turun, sementara trader lainnya tetap berhati-hati sambil memantau perkembangan Covid-19," ujarnya.
Baca Juga: Santai dari Kamar Vila di Bali Cewek Ukraina Raup Miliaran Rupiah, Kok Bisa?
"Sedangkan di saham hanya 2 juta orang, artinya perbandingannya 1:4, sehingga harapan jatuh ke level terendah sangat nggak mungkin, kecuali suatu saat panic buying," jelasnya.
Ibrahim juga menilai isu varian Omicron tidak menjadi ancaman semengerikan yang diperkirakan banyak orang sebelumnya. Menurutnya, investor kripto masih memburu aset ini secara bertahap.
"Beberapa trader jangka pendek mengambil posisi buy on dip atau membeli di saat harga turun, sementara trader lainnya tetap berhati-hati sambil memantau perkembangan Covid-19," ujarnya.
(fai)
Lihat Juga :