Rapor Bursa Sepekan: IHSG Naik dan Nilai Transaksi Harian Anjlok
Sabtu, 11 Desember 2021 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Selama sepekan, BEI diramaikan dengan delapan pencatatan perdana saham (IPO) dan 1 obligasi. Dimulai pada Senin (6/12/2021), terdapat empat pencatatan saham baru, di antaranya adalah PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) yang resmi menjadi perusahaan tercatat ke-44 di tahun ini.
Selanjutnya ada obligasi berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper tahap II tahun 2021 dan sukuk mudharabah berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper tahap II tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mulai dicatatkan di BEI pada Kamis (9/12).
Baca juga: Desakan AS Mengebom Nuklir Rusia Dinilai Gila dan Sadis
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 92 emisi dari 53 emiten senilai Rp94,71 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 475 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp428,36 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 emiten.
Surat berharga negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.523,98 triliun dan USD300,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp5,28 triliun.
Selanjutnya ada obligasi berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper tahap II tahun 2021 dan sukuk mudharabah berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper tahap II tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mulai dicatatkan di BEI pada Kamis (9/12).
Baca juga: Desakan AS Mengebom Nuklir Rusia Dinilai Gila dan Sadis
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 92 emisi dari 53 emiten senilai Rp94,71 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 475 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp428,36 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 emiten.
Surat berharga negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.523,98 triliun dan USD300,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp5,28 triliun.
(uka)
Lihat Juga :