Erick Thohir Ditantang Komisaris BUMN Rp1 Miliar, Pengamat: Tidak Elok
Senin, 13 Desember 2021 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, Varhan bahkan meyakini, andai pun Erick merombak jajaran komisaris dan direksi Krakatau Steel beserta subholding perusahaannya, itu pun sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi.
“Sebagai pembantu langsung Presiden, Menteri Erick Thohir tentu senantiasa berkoordinasi dengan Presiden untuk setiap kebijakan yang ia lakukan. Bukankah Presiden Jokowi sejak awal mengatakan,” Jangan ada lagi visi menteri, yang ada hanya visi Presiden?” kata Varhan.
Baca Juga: Ini Sosok Komisaris yang Tantang Erick Thohir Taruhan Rp1 Miliar
Pernyataan Erick Thohir di depan Komisi VI DPR soal penyelamatan Krakatau Steel belakangan memang memantik tanggapan dari komisaris anak perusahaan PT KS. Saat itu Erick mengatakan, ada tiga langkah yang dilakukan dalam penyelamatan PT KS.
Problemnya langkah ketiga tersebut macet. Ada dua restrukturisasi yang harus dijalankan Krakatau Steel, satu negosiasi ulang dengan POSCO ini juga tidak mudah.
"Tapi memang salah satunya yang sekarang ini krusial, kalau ketiga gagal, kedua gagal, dan pertama gagal maka Desember ini (Krakatau Steel) bisa default," kata Erick.
Pernyataan yang sebenarnya mewanti-wanti itu yang kemudian disalahtafsirkan dan dijadikan pemicu polemik.
“Sebagai pembantu langsung Presiden, Menteri Erick Thohir tentu senantiasa berkoordinasi dengan Presiden untuk setiap kebijakan yang ia lakukan. Bukankah Presiden Jokowi sejak awal mengatakan,” Jangan ada lagi visi menteri, yang ada hanya visi Presiden?” kata Varhan.
Baca Juga: Ini Sosok Komisaris yang Tantang Erick Thohir Taruhan Rp1 Miliar
Pernyataan Erick Thohir di depan Komisi VI DPR soal penyelamatan Krakatau Steel belakangan memang memantik tanggapan dari komisaris anak perusahaan PT KS. Saat itu Erick mengatakan, ada tiga langkah yang dilakukan dalam penyelamatan PT KS.
Problemnya langkah ketiga tersebut macet. Ada dua restrukturisasi yang harus dijalankan Krakatau Steel, satu negosiasi ulang dengan POSCO ini juga tidak mudah.
"Tapi memang salah satunya yang sekarang ini krusial, kalau ketiga gagal, kedua gagal, dan pertama gagal maka Desember ini (Krakatau Steel) bisa default," kata Erick.
Pernyataan yang sebenarnya mewanti-wanti itu yang kemudian disalahtafsirkan dan dijadikan pemicu polemik.
(akr)
Lihat Juga :