Kolaborasi dengan Masyarakat, PHE Jambi Merang Cegah Karhutla dan Illegal Tapping
Jum'at, 17 Desember 2021 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Difasilitasi dan dididik oleh PHE Jambi Merang dan BPBD, anggota kelompok tersebut diperkenalkan dan diajari tentang standar prosedur operasi (SOP) penanganan karhutla. Hasilnya, kata dia, dari 2017 sampai saat ini tidak ada lagi karhutla di wilayah Desa Mendis.
Berkat keberhasilan menangani karhutla di Desa Mendis, Ketan Adem pernah meraih penghargaan desa inovasi dari Pemkab Musi Banyuasin. Ketan Adem pun mendapatkan bantuan berupa sarana prasarana penunjang seperti pompa pengendali kebakaran dan selang.
Program berlanjut dengan memanfaatkan embung sebagai kolam retensi dan penghijauan kawasan. Pada 2019, dilakukan revitalisasi embung dan pembukaan kawasan wisata dan wahana permainan air. Dalam program ini, Ketan Adem kembali dilibatkan sebagai rescue team.
Tomy mengatakandengan pengembangan wisata air di embung tersebut, target ke depan adalah menambah penghasilan desa sekaligus memberdayakan masyarakat desa melalui perdagangan kuliner dan aksesoris di lokasi wisata.
Bambang menambahkan, keberhasilan TJSL PHE Jambi Merang di Desa Mendis kemudian direplikasi di tempat lain, seperti sekolah plastik di Desa Sukajaya yang telah menerima Piala Adiwiyata dan akan berkompetisi lagi untuk meraih Adiwiyata tingkat provinsi. "Ini merupakan kolaborasi dengan desa setempat juga," katanya.
Baca Juga: Karhutla Terkendali, Syarat Penting Capai Target NDC
Berkat keberhasilan menangani karhutla di Desa Mendis, Ketan Adem pernah meraih penghargaan desa inovasi dari Pemkab Musi Banyuasin. Ketan Adem pun mendapatkan bantuan berupa sarana prasarana penunjang seperti pompa pengendali kebakaran dan selang.
Program berlanjut dengan memanfaatkan embung sebagai kolam retensi dan penghijauan kawasan. Pada 2019, dilakukan revitalisasi embung dan pembukaan kawasan wisata dan wahana permainan air. Dalam program ini, Ketan Adem kembali dilibatkan sebagai rescue team.
Tomy mengatakandengan pengembangan wisata air di embung tersebut, target ke depan adalah menambah penghasilan desa sekaligus memberdayakan masyarakat desa melalui perdagangan kuliner dan aksesoris di lokasi wisata.
Bambang menambahkan, keberhasilan TJSL PHE Jambi Merang di Desa Mendis kemudian direplikasi di tempat lain, seperti sekolah plastik di Desa Sukajaya yang telah menerima Piala Adiwiyata dan akan berkompetisi lagi untuk meraih Adiwiyata tingkat provinsi. "Ini merupakan kolaborasi dengan desa setempat juga," katanya.
Baca Juga: Karhutla Terkendali, Syarat Penting Capai Target NDC
Lihat Juga :