Berbohong Soal Hubungannya dengan Pekerja, Bekas Bos McDonald's Kembalikan Pesangon Rp1,49 Triliun

Sabtu, 18 Desember 2021 - 16:32 WIB
loading...
Berbohong Soal Hubungannya...
Perselisihan antara McDonalds dengan bekas CEOnya berakhir sudah. Foto/BBC
A A A
JAKARTA - Gara-gara ketahuan berbohong soal hubungannya dengan tiga orang staf atau pekerja, mantan bos McDonald's , Steve Eastrebook, terpaksa harus mengembalikan semua uang paket pesangon yang diterimanya sebesar USD105 juta atau sekitar Rp1,49 triliun (kurs Rp14.200). Pengembalian uang itu terjadi setelah bekas perusahaannya melakukan gugatan.

Dilansir dari BBC, Sabtu (18/12/2021), gugatan dilakukan McDonald's lantaran Easterbrook dianggap berbohong soal hubunganya dengan pekerja. Selama ini, eksekutif berusia 54 tahun asal Inggris itu "mengaku" hanya memiliki hubungan suka sama suka dengan seorang pekerja.

Baca juga: Polemik Pemecatan Belasan Dosen dan Karyawan UMB, Pesangon Dinilai Tidak Sesuai Aturan

Nah lewat seorang penyelidik anonim andal, perusahaan makanan cepat saji global itu menemukan bukti-bukti berupa foto bahwa Easterbook menyembunyikan hubungan lainnya dengan dua orang pekerja di McDonald's. Jadi terbukti bahwa dia sebenarnya memiliki hubungan dengan tiga orang pekerja.

Kebohongan Easterbrook terbongkar pada 2019 saat penyelidik anonim itu mendeteksi bahwa dia telah mengirimkan foto-foto eksplisit seksualnya dengan ketiga orang pekerja dari email perusahaan ke email pribadi. Tanpa bantuan penyelidik, McDonald's bisa saja "rugi" Rp1,49 triliun akibat paket pesangon yang harus dibayarkan kepada Easterbrook.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
CEO Finnet Mendorong...
CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Pemerintah Bakal Umumkan...
Pemerintah Bakal Umumkan Aturan Outsourcing Hari Ini, KSPSI Spill Apa Isinya
Di Balik Progres Percepatan...
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat, Ada Dedikasi dan Komitmen Para Pekerja
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
Rekomendasi
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved