40 Persen Masyarakat Terbawah Jadi Sasaran Inklusi Keuangan
Senin, 20 Desember 2021 - 13:47 WIB
loading...
Inklusi keuangan bisa mempercepat pengentasan kemiskinan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) meluncurkan tiga infrastruktur literasi keuangan guna mengejar target 2024 sebesar 90%. Ketiga infrastruktur itu adalah Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025, Learning Management System (LMS) Edukasi Keuangan, dan Buku Saku Cerdas Mengelola Keuangan bagi Calon Pengantin.
Baca juga: Penipuan Investasi Alkes, DPR Usul Bareskrim Kolaborasi dengan OJK
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, untuk mempercepat pengentasan kemiskinan serta pengangguran, maka langkah OJK meluncurkan infrastruktur literasi keuangan menjadi sangat penting.Infrastruktur itu akan mempercepat cakupan inklusi keuangan.
"Melalui percepatan inklusi keuangan maka kita bisa mempercepat pemulihan ekonomi nasional," katanya Iskandar dalam acara peluncuran Infrastruktur Literasi Keuangan secara virtual, Senin (20/12/2021).
Iskandar menambahkan, salah satu sektor yang belum tersentuh oleh inklusi keuangan adalah masyarakat kelompok 40% terbawah. Untuk mendorong kesempatan kerja, maka salah satunya adalah dengan menciptakan lapangan kerja untuk mereka.
"Dengan melibatkan langsung kelompok masyarakat tersebut melalui program-program inklusi keuangan, termasuk salah satu cara yang tepat," kata dia.
Baca juga: Penipuan Investasi Alkes, DPR Usul Bareskrim Kolaborasi dengan OJK
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, untuk mempercepat pengentasan kemiskinan serta pengangguran, maka langkah OJK meluncurkan infrastruktur literasi keuangan menjadi sangat penting.Infrastruktur itu akan mempercepat cakupan inklusi keuangan.
"Melalui percepatan inklusi keuangan maka kita bisa mempercepat pemulihan ekonomi nasional," katanya Iskandar dalam acara peluncuran Infrastruktur Literasi Keuangan secara virtual, Senin (20/12/2021).
Iskandar menambahkan, salah satu sektor yang belum tersentuh oleh inklusi keuangan adalah masyarakat kelompok 40% terbawah. Untuk mendorong kesempatan kerja, maka salah satunya adalah dengan menciptakan lapangan kerja untuk mereka.
"Dengan melibatkan langsung kelompok masyarakat tersebut melalui program-program inklusi keuangan, termasuk salah satu cara yang tepat," kata dia.
Lihat Juga :