Rakornis Hari Kedua, Menparekraf Ingin Lebih Banyak Masukan dari Ekspertise dalam Menyusun Kebijakan

Rabu, 22 Desember 2021 - 15:11 WIB
loading...
Rakornis Hari Kedua,...
Menteri Sandiaga Uno meminta para ahli di Kemenparekraf melakukan aksi jempu bola dalam memberikan masukan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno , mendorong agar para staf ahli di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf untuk melakukan "jemput bola" mengkaji dan memberikan rekomendasi terkait isu-isu yang ada di bidangnya dalam rangka penyusunan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu bagi pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Baca juga: Dorong Pemulihan Parekraf, Menparekraf Sandiaga Serahkan Bantuan bagi Seniman Bali

Dalam Rapat Koordinasi Teknis hari ke-2, Selasa (21/12/2021) di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta Pusat, Sandiaga mengatakan staf ahli memiliki peran yang sangat penting dalam proses penyusunan kebijakan. Sehingga, seluruh isu-isu penting yang ada di bidangnya perlu dipantau dan direkomendasikan ke Menparekraf untuk dibahas lebih lanjut.

"Saya berharap para staf ahli itu tidak menunggu (isu), tapi "menjemput bola". Jadi kalau ada isu di bidang Anda yang perlu ditindaklanjuti langsung saja (sampaikan)," kata Sandiaga.

Hal tersebut mencakup kondisi dunia usaha, pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, monitoring nota kerja sama (MoU), manajemen krisis seperti percepatan vaksinasi pelaku parekraf, serta pengembangan inovasi dan kreativitas pelaku parekraf. Sehingga perekonomian dapat bangkit, pembukaan lapangan kerja bisa terlaksana secara optimal dan kebijakan yang dikeluarkan menjadi tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Pariwisata Jadi Motor...
Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
Aktivitas Ekonomi Meningkat,...
Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi
Ada 40 Bandara Internasional...
Ada 40 Bandara Internasional Baru, Menko AHY: Harus Kita Uji
Pasar Wisata Petualangan...
Pasar Wisata Petualangan Tumbuh, DXI 2025 Targetkan Transaksi Rp9,6 Miliar
Dengar Curhat Pelaku...
Dengar Curhat Pelaku Ekraf Jatim, Yovie Widianto: Tingkatkan Daya Saing dengan Teknologi
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Pariwisata, DPR Minta Pemerintah Terapkan Bebas Visa
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved